Bagaimana rasanya makan di meja yang tergantung 50 meter di atas tanah? Dinner in The Sky menghadirkan pengalaman sekali seumur hidup tersebut. Memulai debutnya di Belgia pada 2006, “restoran” melayang ini telah melakukan tur ke seluruh dunia. Agustus ini, giliran Malaysia yang disambangi. Pertama di Asia Tenggara, ajang Dinner in the Sky itu bertempat di Menara Kuala Lumpur dan tersedia saban hari dari 1-31 Agustus 2015. Setiap malamnya, Dinner in The Sky membuka dua sesi makan, yakni pukul 18 dan 20 dengan kapasitas 22 orang per sesi. Untuk acara ini, koki dari Hotel Hilton Kuala Lumpur yang akan didapuk sebagai komandan kuliner serta menyajikan set menu yang terdiri dari lima hidangan. Sembari menikmati makanan, tamu bisa menyaksikan lanskap kota dari ketinggian. Dinner in The Sky juga merangkul Uber Malaysia untuk menyediakan tumpangan sonder bayar menuju lokasi bagi mereka yang memiliki akun Uber Taxi aktif. Tiap sesinya, makan malam ini dibanderol 559 ringgit per orang.

Informasi lebih lanjut, kunjungi Dinner in The Sky.