Perbatasan Selandia Baru akan dibuka pada 31 Juli. (Foto: Sulthan Auliya)

Awal tahun ini, Selandia Baru memilih Oktober sebagai momen pembukaan perbatasan. Sekarang, aturan itu direvisi. Perbatasan akan dibuka tiga bulan lebih cepat dari target. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui oleh calon turis:  

Tanggal pembukaan perbatasan?
Perbatasan Selandia Baru akan dibuka pada 31 Juli. Bersamaan dengan itu, aplikasi visa juga dibuka, untuk semua kategori visa, termasuk turis dan pelajar. Tak hanya itu Negeri Kiwi juga sudah memberi izin kapal pesiar untuk bersandar mulai 31 Juli. 

Syarat untuk turis asing?
Syarat tes Covid sudah dihapuskan, begitu pula prosedur karantina. Namun, mayoritas turis, termasuk asal Indonesia, tetap perlu membawa bukti vaksin, minimum dua dosis. Selain itu, sebelum terbang, turis diwajibkan untuk mengisi formulir New Zealand Traveller Declaration, mirip DPD (Digital Passenger Declaration) di Australia. 

Vaksin apa saja yang diakui?
Untuk dua dosis pertama, pemerintah Selandia Baru mengakui total 38 jenis vaksin, termasuk Sinovac, Sinopharm, Pfizer, Moderna, Janssen, serta AstraZeneca. 

Syarat tes Covid sudah dihapuskan, begitu pula prosedur karantina. Namun, turis diwajibkan untuk membawa bukti vaksin dua dosis. (Foto: Sulthan Auliya)

Adakah perubahan aturan visa?
Fasilitas visa waiver (artinya tak perlu mengajukan aplikasi) diberikan hanya kepada pemegang paspor dari 60 negara, contohnya Brunei, Israel, Malaysia, dan Saudi Arabia. Kelompok ini hanya perlu mengajukan NZeTA (New Zealand Electronic Travel Authority). Turis asal Indonesia tetap mesti mengajukan visa kunjungan.

Cara membuat visa?
Pengajuan visa dapat dilakukan setiap hari Senin-Jumat. Waktu pengambilan visa dapat dilakukan mulai pukul 08:00-16:00.

Kondisi pandemi di Selandia Baru saat ini?
Setelah lama minim kasus, gelombang pasang menerjang mulai Februari 2022. Puncaknya terjadi di pertengahan Maret saat Selandia Baru mencatatkan hampir 21.000 kasus dalam sehari. Empat bulan berselang, angka kasus melandai. Pada 27 Juli, jumlahnya di kisaran 7.000-an kasus.