Alasan Mengunjungi Singapore Art Week 2020

Salah satu patung yang ada di pameran Disturbing Narratives yang digelar di Parkview Museum.

Jika di Yogyakarta ada ajang tandem ArtJog dan Jogja Art Weeks, maka Singapura punya paket duet Singapore Art Week dan Art Stage. Ajang yang kerap digelar tiap awal tahun ini bakal menghadirkan lusinan pameran, tur seni, serta diskusi dan presentasi terdepan di Asia Tenggara.

Festival yang akan berlangsung pada 11-19 Januari 2020 ini digelar di berbagai tempat di Singapura, mulai dari galeri dan museum hingga kawasan seni. Agenda seni yang merupakan kerja sama antara National Arts Council, Singapore Tourism Board dan Singapore Economic Development Board tersebut menjadi ruang bebas bagi seniman untuk mengekspresikan karyanya.

Pengunjung juga bakal diajak untuk memahami bagaimana budaya dan warisan khas Singapura telah memengaruhi kreativitas para perupa, hingga mengetahui tentang inovasi dan tren apa saja yang sedang berkembang di masyarakat luas.

Baca juga: Singapore Biennale 2019 Siap Digelar; 9 Acara Penutup 2019

Ada beragam acara menarik yang ditawarkan oleh Singapore Art Week 2020. Beberapa di antaranya adalah: Disturbing Narratives yang digelar di Parkview Museum bakal menghadirkan beragam karya seni milik 30 seniman asal Asia hingga Amerika; Atypical Singapore (National Design Centre) yakni pameran seni dan teknologi yang menampilkan interpretasi artistik dari kisah Singapura di berbagai genre, mulai dari seni pertunjukan, pahat, lukisan hingga animasi GIF, seni video, dan efek AR; serta Aliwal Urban Art Festival 2020 yang digelar pada 18 Januari 2020. Acara yang dilangsungkan di Aliwal Arts Centre ini menyuguhkan seni mural dan budaya jalanan seperti skateboarding dan breakdancing.

Satu suguhannya yang paling menarik ialah permainan cahaya Light to Night Festival: Invisible Cities di National Gallery Singapore hingga Esplanade – Theatres on the Bay pada 10-19 Januari 2020.

Informasi selengkapnya, kunjungi Singapore Art Week 2020.

Comments