Paket hidangan katsu di Tonkatsu Maisen Aoyama, Shibuya. (Foto: Tonkatsu Maisen Aoyama)

1. Tonkatsu Maisen Aoyama
Di sini, kata Yukari, “irisan babi goreng tepung disajikan di rak kawat demi menjaga kerak renyahnya.” Jika tidak sempat datang, katsu sando buatan Maisen bisa dibeli di banyak depachika, yakni pujasera rubanah di pusat-pusat perbelanjaan. 4-8-5 Jingumae, Shibuya; mai-sen.com 

Panorama malam Tokyo dilihat dari restoran New York Grill, Park Hyatt Tokyo. (Foto: Hyatt)

2. New York Grill
Tempat ini menawarkan kombinasi panorama kota dan beragam daging premium lokal, contohnya Kumamoto Wao dan Hyogo Kobe Sirloin. Rampung makan, saran Yukari, “kunjungi barnya yang menyajikan live jazz dan craft cocktail.” 3-71-2 Nishi-Shinjuku, Shinju-ku; tokyo.park.hyatt.co.jp 

Turret Coffee, tempat transit dan mengisi energi di dekat Pasar Tsukiji. (Foto: Deby Sucha)

3. Turret Coffee
“Ada lebih dari 400 kios di Pasar Tsukiji,” jelas Yukari. Sebelum blusukan pasar, dia merekomendasikan Turret Coffee, kedai mungil yang beroperasi sejak 2013. “Barista Kiyoshi Kawasaki meracik salah satu latte dan espresso terbaik di Tokyo.” SK Higashi-Ginza Building, 2-12-6 Tsukiji, Chuo

4. Ginza Kagari Honten
Sempat mendadak tutup pada 2017 hingga mengagetkan pelanggannya, Kagari dibuka kembali di akhir 2018 dengan menu andalannya, tori paitan, yakni sup kaldu kental berisi daging ayam, mi ramen, serta irisan sayur. “Lokasinya di jalur pejalan kaki yang sepi di belakang Ginza,” jelas Yakuri. 6-4-12 Ginza, Chuo, ginzakagari.thebase.in 

Yukari Sakamoto
Buku karyanya yang terbit pada 2010, Food Sake Tokyo, memuat panduan makan dan minum di Tokyo. Melalui perusahaannya yang juga bernama Food Sake Tokyo, Yukari kini menawarkan tur edukatif ke pasar dan kelas memasak.