Pengunjung berkerumun di depan lukisan Mona Lisa di Louvre Paris, museum terlaris di dunia pada 2021. (Foto: Brittany Chastagnier)

Demam wisata ke museum mulai pulih. Usai menderita minus tamu pada 2020, museum-museum di dunia menikmati pertumbuhan pengunjung sepanjang 2021. Setidaknya 20 museum terbesar secara kolektif menjaring hampir 30 juta tamu, meningkat 32% dibandingkan tahun sebelumnya.

Statistik museum ini dirangkum dalam 2021 TEA/AECOM Museum Index, laporan yang digarap bersama oleh TEA (Themed Entertainment Association) dan perusahaan kontraktor AECOM.

Baca Juga: Taman Rekreasi Terlaris di Dunia 2021

Pertumbuhan mencolok berlangsung di Tiongkok. Walau PPKM sangat ketat, museum-museum di sini sukses memikat banyak tamu. National Museum of China misalnya, mendulang 2,3 juta pengunjung, meningkat 49% dari 2020. Catatan lebih impresif dibukukan oleh China Science Technology Museum. Jumlah tamunya meroket 242%.

Di AS, museum secara umum juga mencatatkan pertumbuhan tamu. The Met New York menikmati peningkatan tamu sebesar 74%. Sementara jumlah pengunjung National Gallery of Art di Washington D.C. tumbuh drastis sebesar 134%.

Kondisi serupa terlihat di Eropa. Jumlah tamu Vatican Museums dan Reina Sofia meningkat lebih dari 20%. Di Louvre Paris, pertumbuhannya hanya 5%, tapi jumlah riil pengunjungnya (2,8 juta orang) cukup untuk menempatkannya sebagai museum terlaris pada 2021.

Academy Museum of Motion Pictures, museum di Los Angeles yang diresmikan pada September 2021. (Foto: Iwan Baan/Academy Museum Foundation)

Selain pertumbuhan tamu, catatan penting dari bisnis museum di 2021 ialah kehadiran banyak museum baru. Pembukaan terbesar tahun lalu ialah MUNCH Museum (Oslo), Academy Museum of Motion Pictures (Los Angeles), M+ (Hong Kong), serta Humboldt Forum (Berlin).

Tiongkok juga agresif menambah koleksinya. Sepanjang 2021, Negeri Tirai Bambu meresmikan hampir 400 museum baru, artinya lebih dari satu museum per hari. Akibat kebijakan “zero-Covid policy,” turis Tiongkok memang sulit bepergian ke luar negeri, tapi mereka punya banyak alasan baru untuk berwisata di dalam negeri.