Maya Bay Tutup Sementara

Kepopuleran Maya Bay berimbas pada kerusakan terumbu karang.

Maya Bay di Phi Phi Island merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Thailand sejak muncul di film The Beach pada 2000 silam. Pesonanya memang memikat, mulai dari pasir putih hingga kekayaan bawah lautnya. Tercatat jumlah pelancong yang masuk ke pantai tersebut mencapai nyaris 5.000 orang setiap harinya.

Namun sayang, padatnya wisatawan menyebabkan surga tersembunyi ini mulai rusak. Perahu-perahu kecil yang tiap hari wara-wiri di sekitar pantai, jangkar perahu, aktivitas para wisatawan seperti snorkeling berjam-jam, memberi makan ikan, membuang sampah ke laut hingga keberadaan hotel-hotel di depan pantai menjadi penyebab kerusakan terumbu karang. Menurut data yang dirilis German Press Agency (GPA), sekitar 77 persen terumbu karang di area ini telah rusak—meningkat 30 persen dibanding satu dekade lalu.

Demi kepentingan restorasi, pantai tersebut ditutup mulai Februari hingga tiga bulan ke depan. Pemerintah Thailand memang cukup peduli pada kelestarian alam. Tahun lalu saja, mereka resmi menetapkan 20 pantai sebagai zona steril rokok, di antaranya Hua Hin, Patong, dan Pattaya. Selain Maya Bay, dua pantai lain, yakni Koh Khai dan Koh Tachai juga ditutup sementara karena mengalami masalah serupa.

Comments