Cara Baru Melihat Laut Bali

Cliff club pertama dengan kolam renang kantilever transparan di Pulau Dewata.

Kolam luas dengan ujung menjorok ke tebing.

Teks dan foto oleh Yohanes Sandy

Dulu, wisatawan berkunjung ke the edge Bali karena akomodasinya yang eksklusif serta pemandangannya yang menawan. Kini, Anda tak perlu menginap untuk menikmati keduanya. Mulai 2018, resor yang bersarang di tubir tebing Uluwatu tersebut menawarkan tempat kongko yang atraktif.

Saya datang saat sinar matahari terik menerpa bumi. Seorang staf menyambut saya di lobi. “Sudah reservasi?” tanyanya ketika saya mengutarakan niat untuk mengunjungi oneeighty. Rupanya, pengunjung sangat disarankan untuk melakukan reservasi karena kapasitas ruangan yang terbatas. Beruntung, siang itu oneeighty tidak begitu ramai.

Kiri-kanan: oneeighty terbuka untuk tamu keluarga; spot berfoto favorit pengunjung. (Foto kanan oleh oneeighty).

oneeighty adalah cliff club yang bertengger di area baru the edge Bali. Lokasinya tepat di bibir tebing. Tempat ini menaungi sebuah restoran dan area outdoor yang dilengkapi dengan kolam renang luas berbentuk laguna. Menariknya, ujung kolam didesain menjorok ke luar tebing dengan dasar kolam terbuat dari kaca tebal. Mungkin Anda sudah cukup sering melihat fotonya berseliweran di Instagram. Menurut stafnya, area tersebut merupakan spot favorit berfoto para pengunjung.

Menu oneeighty didesain untuk seluruh lapisan pengunjung. Melihat daftar makanannya, Anda dapat menemukan steik, lobster, ayam goreng ala Korea, hingga nasi dan mi goreng. Dapurnya dikepalai oleh Nyoman Suasa, koki asal Bali yang sebelumnya menjabat sebagai Sous Chef di The Beverley Wilshire on Rodeo Drive di Los Angeles. Cita rasa makanan yang disajikannya pun pantas mendapatkan acungan jempol.

Kiri-kanan: Hidangan steik rib-eye; sajian lobster lokal seberat 500 gram.

Hidangan lobster bakar dan steik yang saya pesan datang dengan porsi yang mengenyangkan. Lobster disajikan dengan sayur rebus sedangkan steik disuguhkan dengan kentang goreng. Keduanya dibumbui dengan baik sehingga cita rasa yang dihadirkan tidak hambar. Beralih ke daftar minuman, pilihannya pun melimpah, mulai dari koktail, bir, hingga liquor. Salah satu koktail favorit saya di sini adalah coco mojito, koktail berbasis rum yang dicampur dengan air kelapa muda.

Untuk harga, oneeighty mematok harga khas properti bintang lima. Sebotol kecil bir ditawarkan mulai dari Rp60.000 sedangkan segelas koktail dipatok mulai Rp140.000. Semuanya belum termasuk pajak. Namun sejatinya, harga yang tertera di menu sebanding dengan produk serta eksklusivitas yang ditawarkan. Ke depannya, oneeighty juga menghadirkan restoran fine dining yang buka untuk makan siang dan malam. Jl. Pura Goa Lempeh, Banjar Dinas Kangin, Pecatu; 0361/847-0700; oneeightybali.com; buka dari pukul 12:00-22:00.

Comments