7 Ruang Seni Fotografi

Tokyo Photographic Art Museum yang telah dibuka sejak 1990 silam. (Foto: Yusni Aziz)

Fotografi semakin tak terpisahkan dari aktivitas traveling. Sederetan museum fotografi yang tersebar di beberapa belahan dunia yang bisa jadi pilihan menarik bagi pencinta fotografi.

Tokyo Photographic Art Museum
Satu-satunya museum publik khusus fotografi di Jepang yang dibuka sejak 28 tahun silam. Sampai saat ini, koleksinya mencapai lebih dari 34.000 karya, mulai dari fotografer abad ke-19, hingga ke nama besar seperti Daido Moriyama, Nobuyushi Araki dan sederetan fotografer internasional. Usai menjelajahi keempat lantainya, pengunjung dapat bersantai di kafe atau perpustakaan museum ini. topmuseum.jp.

Foam Fotografiemuseum Amsterdam menjadi destinasi wajib para pencinta seni foto dari seluruh dunia.

Foam Fotografiemuseum Amsterdam
Tak sulit menemukan museum foto ternama di Belanda ini. Bersemayam di tepi kanal Keizersgracht—yang masih termasuk kawasan pusat kota, tiap tahunnya, lebih dari 200.000 pengunjung datang untuk menikmati karya foto dokumenter, fashion hingga pameran konseptual. Ekshibisi para fotografer dengan tema tertentu biasanya diadakan hingga 16 kali dalam setahun. Menampilkan pameran monumental seperti karya-karya sang pionir fotografer jalanan, Henri Cartier-Bresson dan Richard Avedon yang merupakan maestro foto fashion dan potret dari Amerika. foam.org.

Interior Magnum Gallery di Paris yang didominasi warna putih.

Magnum Gallery, Paris
Sejak berdiri pada 1947, Magnum Photo Agency seolah menjadi himpunan wajib bagi para fotografer legendaris, seperti Steve McCurry, Sebastião Salgado, dan Martin Parr. Galeri ini menyimpan jutaan foto ikonik, mulai dari generasi sebelum Perang Dunia II hingga koleksi terbaru. Selain itu, di sini juga terdapat perpustakaan yang berisi publikasi Magnum edisi terbatas. magnumphotos.com.

Centre for Contemporary Photography (CCP) menjadi ruang seni favorit warga lokal.

Centre for Contemporary Photography (CCP), Melbourne
Berawal dari komunitas kecil pencinta fotografi pada 1986, CCP tumbuh menjadi ruang seni kontemporer bergengsi di Melbourne. Merupakan salah satu lokasi favorit warga lokal, karena sering mengadakan workshop dan kelas-kelas menarik. Bangunan rancangan Sean Godsell Architects ini memiliki empat galeri, toko dan area diskusi. Menariknya, tiap malam, galeri ini menampilkan foto slideshow melalui night projection window yang dapat dinikmati pejalan kaki. dari luar. ccp.org.au.

Tak sulit menemukan Objectifs yang berlokasi dekat Art Galleries at Nanyang Academy of Fine Arts ini.

Objectifs, Singapura
Pusat film dan fotografi Singapura ini bersemayam di dalam gereja bercat kuning di kawasan Middle Road. Jika beruntung, pengunjung juga dapat berbincang dengan para seniman yang kadang mampir. Sejak berdiri pada 2003, Objectifs memang ditujukan untuk menciptakan komunitas seni visual Singapura dengan mengadakan diskusi, workshop hingga festival. objectifs.com.sg.

Beberapa pengunjung sedang menikmati rangkaian foto yang dipamerkan di House of Lucie.

House of Lucie, Bangkok
Tak perlu jauh-jauh ke Eropa atau Amerika untuk menikmati foto asli para fotografer legendaris. Sejak dua tahun lalu, House of Lucie—cabang dari Lucie Foundation, menyuguhkan sekitar 200 foto milik puluhan nama besar seperti Douglas Kirkland, fotografer Audrey Hepburn dan Marilyn Monroe, hingga Annie Leibovitz, fotografer favorit bintang Hollywood. luciefoundation.org.

Three Shadows Photography Art Centre merupakan salah satu ruang seni dengan arsitektur unik.

Three Shadows Photography Art Centre, Beijing
Duo fotografer kondang, Ronrong dan Inri, mengasuh ruang seni ini sejak 2007, dan berhasil menjadikannya sebagai acuan bagi para fotografer Tiongkok. Diarsiteki Ai Weiwei, kompleks Three Shadows seluas 4.600 meter persegi ini memiliki tiga buah galeri. Selain menyimpan karya fotografi kontemporer lokal dan internasional, di dalamnya juga terdapat kafe, ruang cuci foto, dan perpustakaan dengan lebih dari 5.000 koleksi buku. threeshadows.cn.

Comments