5 Rekomendasi Kelab Malam di Bali

Pesta di Bali tak pernah mati. Selain bar-bar tepi pantai yang bertebaran di pesisir, Bali juga mengantongi kelab-kelab malam yang menjadi destinasi turis pemburu pesta.

Setiap bulan, Potato Head Beach Club gelar pesta malam hari secara rutin. (Foto: Potato Head Beach Club)

 Nick Rijnders adalah salah satu pemburu pesta. DJ asal Belanda dengan nama panggung Goodgrip ini sudah tiga tahun tinggal di Bali, namun kiprahnya di Pulau Dewata dimulai sejak 2006 silam ketika dia masih menjadi bintang tamu di sebuah pesta. Sejak itu, DJ yang menekuni musik urban eclectic kerap menjadi punggawa di sarang pesta ternama di Pulau Dewata. Kepada DestinAsian Indonesia, pria ini merekomendasikan lima kelab malam terbaik di Bali.

Selain kelab malam, Jenja juga memiliki area restoran.

Jenja
Bersemayam di Seminyak Town Square Suites, Jenja merupakan gabungan antara restoran, bar, dan kelab malam. Dibuka pada April 2014, Jenja dalam waktu singkat berubah menjadi salah satu destinasi wajib para kaum pemburu pesta. “Kualitas suaranya bagus. Pilihan lagunya juga bagus, terutama lagu-lagu hip-hop,” ujar Nick. Kelab malam yang namanya diambil dari nama mainan anak-anak Jenga ini menawarkan permainan musik hip-hop saban Rabu, nu disco setiap Kamis, dan house music di akhir pekan. Sebagai tambahan, Jenja juga memberikan diskon koktail sebesar 50 persen untuk tamu perempuan saban Rabu malam. Jl. Nakula No.532XX, Kuta; 0361/882-7711; jenjabali.com.

Desain interior La Favela yang digarap sangat detail mengedepankan gaya vintage.

La Favela
Dibuka pada akhir 2013, La Favela sejatinya adalah restoran dengan desain yang memadukan gaya vintage dan industrialis. Di kalangan pencinta kuliner, La Favela menawarkan beragam pilihan makanan bergaya Mediterania dan Amerika Selatan. Usai jam makan malam, La Favela akan disulap menjadi sarang pesta yang cukup ramai. “Di sini mereka bisa memainkan apa saja mulai dari hip-hop, rock ‘n’ roll, oldskool funk, hingga soul,” tutur Nick. Salah satu faktor lainnya adalah suasananya yang santai minus pretensi. “La Favela bagaikan living room party yang sangat besar.” Jl. Laksamana Oberoi No.177, Seminyak; 0361/730-010; lafavela.com.

Sky Dome Super Club, salah satu ruang pesta di 61 Legian.

61 Legian
Seperti Stadium di Jakarta, 61 Legian adalah tempat pesta ikonis yang wajib disambangi oleh para penggila pesta. Bersemayam di Legian, kelab malam yang lebih dikenal dengan nama Sky Garden ini mengantongi tujuh area dengan pilihan musik yang berbeda, salah satunya adalah Sky Garden yang terletak di area rooftop. “61 Legian adalah tempat yang tepat bila Anda menginginkan variasi,” jelas Nick. Musik yang ditawarkan beragam mulai dari RnB hingga house music. “Ada begitu banyak pilihan sehingga saya yakin pasti keinginan semua orang terpenuhi.” Jl. Legian No.61, Legian; 0361/755-423; skygardenbali.com.

Interior Mirror dengan desain yang terinspirasi katedral kuno.

Mirror
“Mirror adalah kelab malam paling cantik yang pernah saya lihat di Bali,” tutur Nick. Sepertinya pernyataan tersebut cukup beralasan. Mirror lahir guna menghadirkan kelab malam berkelas di Bali. Desainnya mirip dengan katedral Gothic dengan langit-langit tinggi, rangkaian kandil, serta kaca berkelir. “Desainnya sangat berkelas. Tamu bagaikan menginjakkan kaki ke dunia khayalan saat masuk ke kelab,” ujar Nick. Segelintir orang sempat mengeluhkan dengan pemilihan musiknya, namun Mirror tetap menjadi destinasi pesta yang wajib disinggahi. Meskipun demikian, Nick menambahkan, kelab malam yang menyatu dengan restoran Jardin ini memang memerlukan banyak perbaikan. “Mungkin karena masih baru.” Jl. Petitenget No.106, Seminyak; 0361/849-9979, mirror.id.

Suasana pentas Fatboy Slim yang meriah.

Potato Head Beach Club
Sesuai dengan namanya, Potato Head Beach Club adalah bar tepi pantai tempat para turis berpesta sambil menikmati sinar mentari. Namun belakangan ini reputasinya juga bertambah menjadi kelab malam. Sebab, di waktu-waktu tertentu, Potato Head kerap mengundang DJ terkenal internasional untuk pentas di sini. “Pesta-pesta yang digelar di sini sangat menarik,” tutur Nick tentang pesta musiman dengan bintang tamu spesial tersebut. “Pesta dengan bintang tamu De La Soul beberapa waktu lalu sukses menghadirkan crowd yang seru,” ujarnya. Selain De La Soul, DJ kenamaan lainnya yang sempat menggelar pesta malam di sini adalah Fatboy Slim pada Maret 2015. Selain itu, Potato Head Bali juga memiliki agenda pesta malam hari bertajuk Sun Down Party yang digelar ajek tiap bulan. Jl. Petitenget, Seminyak; 0361/473-7979; ptthead.com.

Comments