5 Festival Sejuta Warna

Tradisi melemparkan serbuk warna di Holi Festival diyakini bermula dari kisah cinta antara dewa Khrisna dan Radha. (Foto: friendshipny)

Festival identik dengan selebrasi atau perayaan yang menjadi momen penting suatu kota atau negara. Bentuknya beragam, mulai dari musik, sastra, cahaya hingga pesta yang diilustrasikan dengan beragam warna. Berikut kami kumpulkan sederetan perhelatan paling berwarna di dunia:

Holi Festival, India
Tidak asing dengan video clip Coldplay-Hymn for the Weekend yang sarat warna? Band yang digawangi Chris Martin tersebut memang terinspirasi dari perayaan Holi di India. Acara tahunan ini diselenggarakan di akhir musim dingin untuk menyambut musim semi. Dalam kalender Hindu, biasanya pesta yang identik dengan taburan tepung warna-warni tersebut bertepatan pada akhir Februari atau awal Maret. Tahun ini, Holi jatuh pada 1 hingga 2 Maret silam.

Meskipun mulanya festival ini merupakan acara suci di agama Hindu, namun Holi bisa dirayakan oleh seluruh masyarakat sebagai bentuk kebersamaan. Tak mengherankan jika festival ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang—termasuk turis asing. holifestival.org.

La Tomatina sempat dilarang pada pertengahan ’50-an karena dinilai pemborosan dan tidak relevan. (Foto: eutourist.org)

La Tomatina, Spanyol
Perang tomat yang berlangsung sejak 1945 di Buñol, provinsi Valencia, Spanyol ini diperingati tiap Rabu terakhir Agustus—pada pekan festival Buñol. Selama satu jam, partisipan diizinkan untuk saling lempar tomat dan ikut terlibat ke dalam sebuah pertarungan ‘merah’. Nyaris sekitar 120.000 ton tomat ditumpahkan ke jalanan dan dijadikan peluru oleh lautan manusia yang memenuhi Plaza Mayor.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa festival perang makanan terbesar di Spanyol tersebut tersebut bermula dari perang makanan antara anak-anak yang terjadi di pertengahan 1940-an. Namun, menjadi salah satu acara yang paling sering diliput tak selamanya menyenangkan. Tiap tahunnya, hampir 50.000 peserta berdesakan memenuhi jalanan dan menyebabkan kekacauan yang cukup parah. Tak ingin warga lokal terganggu, sejak 2013 silam, pemkot setempat membatasi hanya sekitar 22.000 orang yang dapat mengikuti festival ini. latomatina.org.

Tak hanya warga lokal, para turis juga bisa ikut mengenakan topeng dan kostum di Carnevale di Venezia.

Carnevale di Venezia, Italia
Venesia merupakan salah satu kota yang paling sering dikunjungi di Eropa. Tiap tahunnya, sekitar 22 juta wisatawan mancanegara menginjakkan kaki di kota terapung ini. Bahkan, beberapa waktu lalu, pemerintah kota telah meresmikan beberapa kebijakan terkait pariwisata di Venesia. Namun, hal ini tampaknya tak menghentikan minat turis yang berkunjung, terutama saat Carnival de Venezia diselenggarakan.

Dimulai 40 hari sebelum Paskah dan berakhir pada Mardi Gras, festival tahunan yang sudah ada sejak abad ke-13 ini identik dengan topeng yang terbuat dari kulit atau akrilik, yakni Bauta dan Volto/Larva. Biasanya topeng-topeng dicat dengan warna cerah dan dihiasi daun emas, manik-manik, kristal dan bulu-bulu. Pengunjung juga dapat menikmati aneka hiburan di Piazza San Marco mulai dari atraksi lempar api, teater, hingga konser musik. carnevale.venezia.it.

Tahun depan, Rio Carnival bakal diselenggarakan pada 2-9 Maret 2019.

Rio Carnival, Brasil
Setelah resmi bebas visa Brasil, mulai tahun depan, turis WNI bakal semakin mudah mengunjungi Karnaval Rio De Janeiro pada 2-9 Maret 2019. Dimulai sejak 1723, pesta rakyat ini diselenggarakan selama seminggu penuh, tepat 40 hari sebelum perayaan Paskah. Disebut sebagai festival terbesar di Brasil karena tiap harinya, nyaris dua juta orang berkumpul di jalanan kota Rio.

Pengunjung bisa menyaksikan aneka atraksi sirkus, pawai kostum, dan tarian Samba. Selain itu, mereka juga bisa langsung berinteraksi bahkan berpesta bersama para penari. Setiap tahunnya, parade ini menjadi salah satu atraksi menarik yang mengundang banyak turis mancanegara. Saking ramainya, pengunjung disarankan untuk membeli tiket jauh sebelum acara digelar. rio-carnival.net.

Dimulai dari 13 balon udara ketika pertama kali diadakan, kini Albuquerque International Balloon Fiesta berhasil menjadi festival balon udara terbesar di jagat.

Albuquerque International Balloon Fiesta, New Mexico
Selain dikenal sebagai salah satu festival balon udara terbesar, Albuquerque International Balloon Fiesta juga merupakan festival yang paling banyak difoto di dunia. Acara yang diadakan setiap 6-14 Oktober ini bermula dari perayaan ulang tahun 770 KOB Radio yang ke-50 pada 1972 silam. Secara geografis, area Balloon Fiesta Park yang berada di utara Albuquerque menjadi tempat yang paling tepat untuk melepaskan hingga 600 balon udara.

Lebih dari seribu pilot dan nyaris ratusan ribu penonton ikut memeriahkan festival yang diadakan setiap pagi dan sore hari  ini. Waktu terbaik untuk mengabadikan foto adalah pukul 04:00-04:30 dan pukul 16:00. Jika pengunjung tertarik, operator Rainbow Ryders juga menyediakan tur balon udara di area festival selama acara berlangsung. Dibanderol mulai dari Rp4.200.000 per orang. balloonfiesta.com.

Comments