40 Tempat & Acara di Bali Pilihan Warga Lokal

Mendukung pemulihan Bali, kami meminta selusin warganya menuturkan tempat dan acara favorit mereka, sekaligus mengingatkan kita kenapa pulau ini selalu menarik dikunjungi kembali.

Hutan pala Sangeh Monkey Forest. (Foto: Govinda Rumi)

PRANIKAH

Referensi dari Govinda Rumi, fotografer kelahiran Bali; pendiri agensi foto Terralogical.

Sangeh Monkey Forest
“Bagi pasangan yang lebih menyukai nuansa rimba, tempat inilah jawabannya,” kata Govinda. Sangeh Monkey Forest (bukit-sari-sangeh.com) adalah kompleks hutan pala yang ditinggali ratusan ekor kera dan dihuni sebuah pura warisan abad ke-17. Pohon-pohon pala jangkung membuat tempat ini menarik sebagai lokasi foto, terutama di siang bolong.

Danau Tamblingan
Danau ini memancarkan atmosfer yang mistis sekaligus romantis, dan pagi buta merupakan momen terbaik guna mendapatkan kombinasi tersebut. “Kabut tipis yang menyelimuti danau menjelang matahari terbit menjadi daya tarik tersendiri,” ujar Govinda. Danau Tamblingan berlokasi di utara pulau. Perjalanan ke sini membawa kita melewati dua danau yang juga memikat—Beratan dan Buyan.

Nusa Lembongan
Pulau ini, kata Govinda, “menawarkan keindahan yang berpadu relaksasi.” Selain pantai, Nusa Lembongan (lembonganisland.com), memiliki tebing dan hutan bakau—latar naturalyang menarik untuk sesi foto bersama pasangan.

Kiri-kanan: Danau Tamblingan (Foto: Agung Parameswara); menu Dapoer Buleleng (Foto: Johannes P. Christo)

WARUNG

Referensi dari Mandif M. Warokka, Executive Chef Teatro Gastroteque; Chef Patron Blanco Par Mandif.

Dapoer Buleleng
“Tempatnya sangat sederhana, tapi bersih,” ujar Mandif. Warung yang berlokasi di Jalan Teuku Umar Barat ini mengoleksi masakan tradisional Bali seperti tipat blayag, laklak, dan tum ayam kemangi. Satu tawarannya yang paling digemari Mandif ialah nasi campur. “Nasi campur Bali yang autentik,” ujarnya.

Depot By Pass 09
Rumah makan ini menyuguhkan menu oriental dan seafood— serta kombinasi keduanya. Layaknya sebuah “depot,” bangunannya mungil dan bersahaja, sementara lokasinya persis di tepi Jalan By Pass Ngurah Rai. Makanan favorit Mandif di sini adalah kepiting saus Singapura.

Warung Soto Ayam Pak Salim
“Isi sotonya sangat royal,” ujar Mandif. “Potongan daging ayamnya berukuran besar dan kaki ayamnya lembut sekali.” Alasan lain Mandif menyukai warung ini adalah lokasinya yang strategis, Jalan Tegeh Sari, seutas jalan kecil yang menghubungkan Sunset Road dan Jalan Raya Kuta.

Pentas di Ubud Writers & Readers Festival (Foto: Anggara Mahendra)

AJANG

Referensi dari Kora Amalwati, praktisi humas; pendiri Travel Works Communications International.

Ubud Food Festival dan Ubud Writers & Readers Festival
Keduanya, menurut Kora, menjadikan Ubud destinasi untuk “liburan yang bermanfaat.” UFF (ubudfoodfestival.com) dan UWRF (ubudwritersfestival.com) selalu menghadirkan figur-figur ternama dari dalam dan luar negeri. “Sangat inspiratif,” kata Kora lagi.

Salon Culinaire
Kenduri bagi pelaku industri kuliner, Salon Culinaire (fhtbali.com) mempertemukan antara lain para koki, pemasok bahan masak, serta pembuat perlengkapan dapur. Satu suguhannya yang atraktif ialah kompetisi masak.

Sanur Village Festival
Dirintis 12 tahun silam sebagai hajatan tingkat desa, Sanur Village Festival (sanurvillagefestival.com) kemudian merekah jadi pergelaran yang diperhitungkan di level nasional. Tahun ini, pemerintah mencantumkannya dalam daftar 10 agenda unggulan Indonesia.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi April/Juni 2018 (“Special Report: Bali Bagus”).

Comments