Sektor pariwisata internasional China menunjukkan tren positif sepanjang paruh pertama 2026. Berdasarkan data Administrasi Imigrasi Nasional China (National Immigration Administration/NIA), wisatawan asing ke China tercatat sebanyak 22,91 juta kunjungan selama semester pertama tahun ini.

Jumlah tersebut meningkat 20,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah perluasan kebijakan bebas visa serta fasilitas transit bebas visa yang diterapkan pemerintah China.
Kemudahan proses masuk, peningkatan konektivitas transportasi, serta layanan yang semakin ramah bagi wisatawan internasional turut membuat China kian menarik sebagai destinasi wisata. Selama semester pertama 2026, lebih dari 17,8 juta warga negara asing tercatat memasuki China tanpa visa, meningkat 30,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Negara Penyumbang Wisatawan Asing ke China
Adapun 10 negara penyumbang wisatawan terbanyak ke China pada semester pertama 2026 adalah Korea Selatan, Rusia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Singapura, Amerika Serikat, Jepang, Mongolia, dan Australia.
Sejumlah destinasi di China turut merasakan dampak dari meningkatnya kunjungan wisatawan internasional, termasuk Yunnan, Guizhou, Hunan, Shanghai, dan Beijing. Zhangjiajie, misalnya, mencatat peningkatan kunjungan seiring membaiknya konektivitas transportasi internasional dan kemudahan kebijakan visa bagi wisatawan asing.
Ke depan, China menargetkan 190 juta kunjungan wisatawan internasional per tahun pada 2030. Target tersebut akan didukung melalui kebijakan visa yang semakin terbuka, peningkatan konektivitas internasional, serta pengembangan layanan dan fasilitas yang lebih nyaman bagi wisatawan mancanegara.

