Hotel Luxury, Villa San Michele
Hotels

Watch Out List: 5 Hotel Luxury Baru dari Venesia hingga Pulau Rote

Hingga Mei 2026, sejumlah nama besar di industri hospitality turut memperluas jejaknya tahun ini. Conrad Athens The Ilisian menandai debut Conrad di Yunani lewat transformasi bangunan ikonis Hilton Athens, sementara Villa San Michele, A Belmond Hotel kembali dibuka usai renovasi panjang dengan pendekatan slow luxury yang lebih kontemplatif.

Di sisi lain, NIHI Rote menawarkan pengalaman hospitality yang berpadu dengan pendidikan dan kehidupan komunitas lokal di ujung selatan Indonesia.

Berikut beberapa hotel baru yang resmi dibuka dan layak masuk radar perjalanan Anda berikutnya.

1. NIHI Rote

Terletak di kawasan Boa, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, NIHI Rote dijadwalkan resmi dibuka pada Mei 2026. Properti terbaru dari NIHI ini hadir sebagai ekspansi lanjutan setelah kesuksesan NIHI Sumba, sekaligus memperkenalkan pendekatan hospitality yang berfokus pada edukasi, komunitas, dan koneksi antarmanusia.

Berbeda dari resor konvensional, NIHI Rote menempatkan Hospitality Academy sebagai pusat pengalaman menginap. Para tamu akan melakukan proses check-in langsung di area akademi, tempat generasi muda asal Rote dan Timor-Leste menjalani pelatihan hospitality secara real-time. Melalui konsep ini, interaksi antara tamu, siswa, dan komunitas lokal menjadi bagian alami dari keseharian resor.

Dirancang sebagai properti yang lebih intimate, NIHI Rote akan menghadirkan 21 vila handcrafted, NAMMO Beach Club, hingga beragam aktivitas berbasis laut dan alam, mulai dari akses menuju ombak ikonis Bo’a hingga wellness experience yang terinspirasi tradisi lokal. Alih-alih mengikuti masterplan yang kaku, resor ini dikembangkan secara organik, mengikuti ritme alam dan budaya khas Pulau Rote.

2. Villa San Michele, A Belmond Hotel

Bersandar di perbukitan Fiesole dengan panorama kota Florence, Villa San Michele, A Belmond Hotel resmi kembali dibuka pada 28 April 2026 usai menjalani renovasi selama 18 bulan. Hotel ikonis yang dahulu merupakan biara era Renaissance ini kini hadir dengan konsep “slow luxury” yang menitikberatkan pengalaman wellness, koneksi dengan alam, dan kehidupan yang lebih mindful.

Properti ini menghadirkan 39 kamar dan suite yang telah didesain ulang oleh Luigi Fragola Architects, lengkap dengan detail artisan khas Tuscany, furnitur antik pilihan, hingga elemen artistik seperti fresco dan mural buatan tangan. Tak hanya itu, hotel ini juga memperkenalkan Spa by Guerlain, taman bergaya Renaissance yang telah dipugar, serta program wellness bersama La DoubleJ, yang mencakup yoga, sound healing, hingga sunset ritual di area perbukitan Florence.

Untuk pengalaman kuliner, Villa San Michele menghadirkan restoran terbaru bernama Antesi yang dipimpin Executive Chef Alessandro Cozzolino. Berlokasi di dalam loggia Renaissance abad ke-16, restoran intimate ini mengusung filosofi musiman dengan bahan-bahan lokal Tuscany sebagai fokus utama. Selain Antesi, para tamu juga dapat menikmati panorama Florence dari San Michele Restaurant, San Michele Grill, maupun Bar Doccia Villa San Michele yang baru direnovasi.

 

3. Orient Express Palazzo Donà Giovannelli

Berlokasi di dalam Palazzo Donà Giovannelli, istana abad ke-15 di Venice, Orient Express Venezia membuka lembaran baru sebagai hotel mewah usai menjalani renovasi selama delapan tahun di bawah komando arsitek Aline Asmar d’Amman. Dahulu pernah menjadi kediaman Duke of Urbino hingga keluarga Donà dan Giovannelli, properti bersejarah ini kini menghadirkan interpretasi baru dari kemewahan khas Orient Express, lengkap dengan courtyard, teras, dan taman tersembunyi yang merefleksikan pesona La Serenissima.

Hotel ini menghadirkan 47 kamar, suite, hingga grand salon yang memadukan detail historis dengan sentuhan kontemporer. Enam Signature Suites menjadi highlight utamanya, menampilkan fresco abad ke-19, stucco ornamental, marmer khas Venice, hingga panorama kanal kota yang ikonis. Desain interior garapan Aline Asmar d’Amman turut mempertahankan karakter asli palazzo, sembari menghadirkan atmosfer elegan yang terinspirasi dari dialog budaya Timur dan Barat.

Untuk pengalaman kuliner, Orient Express Venezia menggandeng chef peraih tiga Michelin star, Heinz Beck, untuk memimpin keseluruhan konsep gastronominya. Mengangkat cita rasa Venetian lagoon dan bahan-bahan lokal, pengalaman bersantap di hotel ini akan mencakup restoran fine dining, all-day dining venue, hingga bar yang menyajikan signature cocktail dan Venetian cicchetti. Ke depannya, hotel juga akan melengkapi fasilitasnya dengan spa yang terinspirasi tradisi Romawi kuno dan Ottoman hammam, menghadirkan pengalaman wellness bernuansa timeless di jantung Venice.

4. Conrad Athens The Ilisian

Berdiri di bekas bangunan legendaris Hilton Athens, Conrad Athens The Ilisian resmi dibuka pada Mei 2026 sebagai debut brand Conrad di Yunani. Setelah menjalani transformasi besar-besaran, properti ikonis ini kini hadir sebagai urban resort modern yang memadukan desain kontemporer dengan warisan arsitektur modernis khas Athena.

Hotel ini menghadirkan 278 kamar dan suite, termasuk beberapa yang terbesar di Athena, lengkap dengan balkon pribadi dan panorama Acropolis maupun Laut Aegea. Tak hanya sebagai hotel, Conrad Athens The Ilisian juga menjadi bagian dari kompleks mixed-use terbaru di kota tersebut yang mencakup berbagai restoran dan bar, wellness destination dengan kolam renang outdoor terbesar di Athena, hingga private members’ club House of NYNN.

Untuk pengalaman kuliner, properti ini menghadirkan sembilan konsep dining, termasuk Byzantino yang dibuka kembali sebagai grande brasserie pertama di Athena. Sementara itu, fasilitas wellness mencakup rooftop running track, yoga studio, heated pool, hingga treatment yang terinspirasi ritual Yunani kuno. Melalui program “Conrad 1/3/5”, tamu juga diajak menjelajahi Athena lewat pengalaman kurasi mulai dari aperitivo dengan pemandangan Acropolis hingga eksplorasi seni dan arsitektur kota.

5. Airelles Venezia

Airelles, brand hospitality asal Prancis, resmi debut di Italia. Menghadap langsung ke Piazza San Marco dari seberang kanal Giudecca erlokasi di properti abad ke-16 yang dikelilingi taman. Hotel ini menghadirkan interpretasi baru terhadap kemewahan Venesia melalui pendekatan yang intim, tenang, dan sangat personal.

Hotel ini menghadirkan 17 kamar, 28 suite, serta vila privat tiga kamar tidur yang memadukan craftsmanship Venesia dengan sentuhan kontemporer. Fresco lukis tangan, tekstil Rubelli dan Fortuny, hingga furnitur antik menciptakan atmosfer elegan yang terasa hangat dan residential. Berbeda dari kawasan Venesia yang ramai wisatawan, Giudecca menawarkan sisi kota yang lebih sunyi dan artistik.

Untuk pengalaman kuliner dan wellness, properti ini menghadirkan sederet nama besar seperti Matsuhisa by Nobu, pastry creations dari Cedric Grolet, hingga spa Guerlain terbesar di Venesia yang membentang di area seluas 1.700 meter persegi. Lengkap dengan kolam renang indoor, hammam, sauna, yoga studio, serta Rossano Ferretti HairSpa, Airelles Venezia dihadirkan sebagai pelarian yang memadukan gaya hidup Venesia dengan art de vivre khas Airelles. (chs)