Akhir Juli, W Toronto resmi dibuka di Yorkville, distrik seni dan budaya kota ini. (Foto: W Hotel Toronto)

Merek W melebarkan sayapnya ke salah satu metropolis ternama dunia, Toronto. Akhir Juli, W Toronto resmi dibuka di Yorkville, distrik seni dan budaya kota ini.

Hotel ini menempati bangunan 11 lantai. Desainnya ditangani oleh arsitek lokal ternama, Sid Lee. “Mulai dari seni jalanan dan warisan seni musik yang turun-temurun, Toronto sangat cocok sebagai destinasi W Hotels,” jelas Benoit Racle, Vice President W Hotels, dalam siaran persnya.

W Toronto menawarkan 254 kamar, termasuk 30 suite. Ukurannya mulai dari 24 hingga 159 meter persegi. Sesuai dengan konsep W yang mencerminkan karakter lokal, kamar-kamarnya menampilkan desain yang terinspirasi distrik teater tersohor di Toronto. Salah satu daya tariknya ialah W Sound Suite, studio musik di mana tamu bisa mengaransemen musik sekaligus merekamnya.

Hotel ini menggandeng dua seniman untuk memberikan sentuhan artistik pada bangunan. Monumen W di Bloor Street digarap oleh Sid Lee. Seniman Belanda, Mikael B, menciptakan tiga karya yang dipasang di lobi dan ruang konvensi.

W Hotel Toronto menyuguhkan tiga gerai F&B. Restoran Public School meracik sajian internasional, Living Room menghidangkan kuliner khas Meksiko dan Jamaika, sementara Skylight menyajikan koktail dan panorama Bloor Street dari puncak gedung.