Sejak 2002, tingkat karbon dioksida di udara Barcelona sudah melampaui yang ditetapkan Uni Eropa. Menurut Barcelona Institute for Global Health, polusi memang sudah lama menjadi salah satu masalah utama di kota ini. Lalu lintas yang padat menyebabkan Barcelona mencapai ambang batas polusi di Eropa. Jika dibiarkan, polusi tentu dapat mengganggu kesehatan warga.

Demi melindungi warga lokal dan turis dari paparan polusi, mulai tahun ini, Barcelona resmi melarang transportasi tua beroperasi di beberapa wilayah. Kendaraan berusia tua, seperti van, truk, dan bus diklaim menghasilkan polusi yang lebih tinggi dibandingkan mobil keluaran terbaru.

Mobil bertenaga bensin yang terdaftar di Spanyol sebelum 2000, dan mobil berbahan bakar diesel yang terdaftar sebelum 2006 dilarang melintas di jalan-jalan besar pada hari kerja antara pukul 07:00 hingga 20:00. Aturan baru tersebut diharapkan dapat mengurangi 50.000 kendaraan per hari, sehingga mereduksi setidaknya 15 persen emisi nitrogen dioksida, gas beracun dalam knalpot mobil.

Baca juga: Wisata Rasa di Barcelona

Bagi mereka yang melanggar akan dikenai denda antara 100 euro dan 500 euro (Rp1.500.000 hingga Rp7.600.000). Namun, regulasi baru ini diaplikasikan secara bertahap. Pemerintah bakal memberlakukan uji coba selama tiga bulan pertama, dan selama waktu tersebut para pelanggar hanya akan menerima pemberitahuan pelanggaran. Bagi wisatawan yang membawa kendaraan terdaftar di luar Spanyol, dapat meminta izin dari balai kota untuk mengemudi di dalam kota.