Pangan Nusantara
Oktober—Jakarta

Kuliner kaya rempah khas Nusantara kian rajin memasuki buku-buku menu restoran premium, terutama di Jakarta dan Bali. Pangan Nusantara berusaha merangkum kekayaan budaya tersebut melalui sebuah lomba. Ajang garapan pemerintah ini menampilkan dua tahapan: seleksi tingkat daerah di tiga kota, lalu babak final di Jakarta. “Sudah sembilan tahun saya menjadi jurinya,” jelas William. “Ini salah satu ajang dengan cakupan besar.” Tahun lalu, Pangan Nusantara dimenangkan oleh perwakilan dari Jambi, Kutai Barat, dan Malang. “Para pemenang juga mendapatkan sejumlah uang.” >>

Jeonju Food Festival menampilkan beragam pilihan masakan rumahan khas Korea. (Foto: Jeonju Food Festival)

Jeonju Bibimbap Festival
Oktober—Jeonju, Korea Selatan

“Acara ini memaparkan tradisi kuliner Korea yang sejatinya sangat beragam,” kata William. Sekitar 190 stan utusan dari puluhan desa di Korea akan menyajikan hidangan autentiknya masing-masing, sekaligus meramaikan jalanan Hanok, desa yang ditaburi rumah-rumah berarsitektur khas Korea. Festival ini juga dimeriahkan oleh demo memasak koki-koki selebriti, pertunjukan tari rakyat, pentas kostum, pasar lokal, serta lomba memasak bibimbap. “Salah satu festival makan terbaik di Korea,” ujar William. bibimbapfest.com. >>

Top World’s Cuisine Festival
Desember—Kairo, Mesir

Bagaikan World Expo khusus kuliner, Top World’s Cuisine Festival berniat menjadi rumah bagi negara-negara di dunia untuk memamerkan tradisi dapurnya. Di episode perdananya pada tahun lalu, ajang ini menampilkan beragam makanan dari 11 negara undangan, di antaranya Prancis, Italia, Jepang, Meksiko, Swiss, serta Indonesia. Tiap negara memiliki stan masing-masing dan memasak hidangan untuk sekitar 500 tamu yang terdiri dari penulis, jurnalis, duta besar, serta pakar kuliner. “Indonesia merupakan satu-satunya wakil ASEAN di festival ini,” kenang William.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Maret/April 2015 (“Pesta Boga“)