Rekaman Perjalanan Awarta Nusa Dua Resort & Villas

Wawancara dengan Naomi Siawarta, pemilik Awarta Nusa Dua Resort & Villas.  

Naomi Siawarta, pemilik Awarta Nusa Dua Resort & Villas. (Foto: 7th photography)

Oleh Joezer Methusael Mandagi

Banyak hotel menawarkan keramahtamahan khas lokal. apa yang membedakan Awarta?
Awarta sangat menekankan konsep hotel butik. Kami memperlakukan dan melayani tamu dari lubuk hati. Kami tidak merekrut pekerja kemudian mengarahkan mereka untuk mengikuti perilaku tertentu, tapi kami merekrut orang untuk menampilkan sisi terbaik mereka, untuk senantiasa menjadi lebih baik.

Sebenarnya apa definisi hotel butik?
Hotel yang berisi kurang dari 100 kamar. hotel butik mencerminkankemewahan, menyediakan layanan terbaik dan personalized. Jika menghadirkan layanan yang hanya berupa sistem, layanan itu tidak akan menyentuh hati. Secara khusus, kami menyediakan private butler yang siaga 24 jam. Itulah citra yang ingin kami sampaikan kepada tamu. Kapan pun anda butuh, kami hadir.

Rencana ekspansi?
Membuka 68 suite, serta fasilitas yoga di mana tamu bisa beraktivitas sambil melihat matahari terbit atau terbenam. Juga akan ada kolam renang yang lebih besar, di mana akan ada live music setiap malam. Kami juga berencana berekspansi ke Ubud, mudah-mudahan dalam beberapa tahun mendatang.

Baca juga: Konsep Baru Seasalt; Bali Diet Kantong Plastik

Privasi total untuk seluruh tamu saat menginap di Awarta Nusa Dua Resort & Villas.

Daya dukung lingkungan adalah isu besar dalam pariwisata Bali. Awarta memiliki program konservasi?
Dalam beberapa bulan ke depan, kami akan berhenti menggunakan sedotan plastic dan takeaway box berbahan plastik. Kami juga mulai menggunakan kotak dan cangkir kopi dari bahan yang bisa terurai secara alami dan didaur ulang.

Tiga tempat favorit di Bali?
Pertama, tentu saja sawah, di Jatiluwih ataupun tegalalang. Kedua, mungkin agak lucu, tapi ini kesukaan semua orang, yaitu Monkey Forest. Saya mengunjunginya sejak kecil, dan saya masih sering ke sana bersama teman atau keluarga. Tempat terakhir tentu saja laut. Pergi ke mana pun di Bali, kita akan selalu menemukan laut yang indah.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Oktober/Desember 2019 (“Q&A”)

Comments