Proyek Menyelamatkan Raksasa Lautan

Sejumlah lembaga berkolaborasi menyelamatkan Great Barrier Reef. Problemnya menumpuk, tapi waktu tak berpihak.

Laporan dari ARC Centre of Excellence for Coral Reef Studies yang memperlihatkan bagian GBR yang mengalami pemutihan karang.

Dalam beberapa tahun terakhir, AIMS telah bekerja sama dengan peneliti JCU dan ARC dalam pengembangan karang hibrida yang resistan terhadap problem pemutihan. Dinamai “super-coral,” produk rekayasa ini diklaim sanggup bertahap di tengah kenaikan suhu air laut. Terobosan ini tentu saja membangkitkan harapan akan pemulihan karang, walau pekerjaan rumah masihlah menumpuk untuk menjaga laut tetap sehat.

Lembaga lain yang terlibat dalam proyek super-coral ialah Great Barrier Reef Legacy. LSM ini mendanai dan menggelar pelayaran, serta bergerilya menjaring donasi untuk kemudian diberikan kepada para ilmuwan dan inovator. Melalui kolaborasi dengan AIMS, mereka hingga kini telah mengumpulkan 12 koloni karang hidup yang berhasil selamat dari peristiwa pemutihan terakhir. Karang penyintas ini diboyong ke Sea Simulator untuk dikaji sebagai rujukan dalam penciptaan karang hibrida artifisial yang lebih tangguh.

Kiri-kanan: Seorang peneliti laut memperlihatkan ranting-ranting karang yang sudah mati di perairan Whitsunday Islands; panorama udara Hewitt Reef yang terhampar di sisi tengah GBR.

Menurut laporan Deloitte Access Economics, GBR memiliki nilai ekonomi dan sosial sebesar $56 miliar (setara Rp750 triliun). Kawasan ini juga menyediakan 64.000 pekerjaan (mayoritas terkait pariwisata) dan menyumbang $6,4 miliar bagi perekonomian Australia dari 2015-2016. Jutaan turis melawat tempat ini saban tahunnya, menjadikan pariwisata sebagai sektor bisnis terbesar di sepanjang garis pantai GBR. Banyak kota dan nyawa menyandarkan hidup mereka pada ikan dan karang GBR.

Menyadari pentingnya GBR untuk perekonomian nasional Australia, bahkan operatoroperator tur pun turut menggelar eksperimen demi menyelamatkan karang dari pemutihan. Quicksilver Group, operator yang menawarkan paket menyelam dan snorkeling di sekitar Port Douglas, mengambil terobosan yang cukup cerdik dalam restorasi karang, yakni dengan memasang semacam rangka bawah air yang terhubung ke instalasi pembangkit listrik. Setidaknya kini sudah terpasang tiga panel rangka baja berukuran 1,5 x 3 meter di area yang berisi reruntuhan karang. Di tahap awal, harapannya, tubuh karang yang rapuh akan kembali stabil. Setelahnya, benih-benih karang akan tumbuh.

Mengamankan keanekaragaman hayati untuk generasi mendatang mensyaratkan kerangka kerja, tata kelola, dan pendekatan baru dalam manajemen ekosistem laut. Tak cuma mengatasi emisi gas rumah kaca, agenda menyelamatkan karang juga membutuhkan pemahaman yang lebih jelas tentang berbagai sebab dan akibat dari masalahnya.

Kiri-kanan: Peneliti laut Hayley Brien sedang memantau kondisi karang keras berusia sekitar seabad di kawasan tengah GBR; peneliti laut Paul O’Dowd telah bekerja di GBR selama satu dekade.

Satu yang penting dicatat, semua intervensi dan inisiatif yang diambil oleh lembaga lokal dan internasional barangkali tak memadai untuk mengamankan masa depan seluruh karang, termasuk di GBR. Ancaman kepunahan karang sudah mencapai stadium tinggi, dan karena itu aksi segera dan nyata dibutuhkan untuk mengatasinya.

Berkat globalisasi, terumbu karang memang kian mudah diakses. Hal ini telah memicu eksploitasi, walau di saat yang sama juga menyediakan peluang bagi lahirnya solusi kolaboratif yang melibatkan banyak lembaga internasional. Semua pihak mesti memasang asa untuk kelangsungan terumbu karang. Proyeksi bencana di masa depan harus diimbangi dengan harapan positif agar tidak memicu keputusasaan. Tak kalah penting, publik harus sadar akan peran dan tanggung jawab mereka sebagai makhluk yang bergantung pada laut.

Panduan

Rute
Great Barrier Reef (GBR) terletak di lepas pantai negara bagian Queensland. Gerbang udara utama kawasan ini ialah Cairns Airport (cairnsairport.com.au), Whitsunday Coast Airport (whitsunday.qld.gov.au), dan Hamilton Island Airport (hamiltonisland.com.au). Kota-kota utama di pesisir Queensland juga telah terkoneksi dengan kereta dari Brisbane.

Informasi
Beragam informasi terkait pariwisata di GBR, termasuk akomodasi dan paket tur, bisa ditemukan di situs Tourism Australia (australia.com) atau Tourism Queensland (queensland.com). Untuk memahami arti penting GBR bagi bumi dan inisiatif konservasi di kawasan ini, kunjungi situs Great Barrier Reef Marine Park (gbrmpa.gov.au), Great Barrier Reef Foundation (barrierreef.org), serta Great Barrier Reef Legacy (greatbarrierreeflegacy.org).

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Oktober/Desember 2019 (“Menolong Raksasa”)

Comments