Penyebaran cepat varian Omicron di seluruh dunia tidak menghalangi Philippine Airlines untuk kembali membangun jaringan globalnya. Meskipun maskapai ini menghadapi sejumlah pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah baik di dalam maupun di luar negeri, salah satunya adalah penangguhan penerbangan dari Manila ke Hong Kong selama dua minggu. Penerbangan kedua negara akan kembali dilanjutkan sebanyak empat kali seminggu pada 14 Januari mendatang .

Kapasitas terbatas di fasilitas karantina dan pembatasan kedatangan internasional juga memaksa Philippine Airlines untuk mengalihkan beberapa penerbangan masuknya. Hanya satu penerbangan mingguan dari layanan harian Dubai yang benar-benar akan mendarat di Manila. Mereka yang tiba setiap Rabu, Kamis, dan Sabtu dialihkan ke Subic, penerbangan yang beroperasi pada hari Minggu akan mendarat di Cebu, sedangkan layanan Selasa akan mendarat di Davao. Untuk saat ini, penerbangan dua kali seminggu maskapai dari Los Angeles ke Cebu sedang dialihkan ke Manila.

PAL juga mengatakan akan meningkatkan frekuensi layanan pada rute-rute tertentu. Penerbangan antara Manila dan London Heathrow kini menjadi dua kali seminggu, sedangkan rute Manila–Kuala Lumpur juga akan ditambah. Di Amerika Utara, frekuensi penerbangan tujuan Vancouver akan meningkat dari empat menjadi lima kali seminggu mulai 9 Januari.

Baca juga: Filipina Kembali Buka Pintu untuk Indonesia

Namun layanan menuju California justru dikurangi mulai pertengahan bulan, dengan Manila–Los Angeles ditetapkan hanya terbang sekali sehari mulai 18 Januari 2022—sebelumnya penerbangan kedua kota dilayani hingga 11 kali seminggu selama musim liburan. Demikian pula, penerbangan Manila–San Francisco akan turun dari setiap hari menjadi lima kali seminggu pada 16 Januari. Sedangkan penerbangan menuju Jakarta dilayani tiga kali seminggu.

Informasi selengkapnya, kunjungi PAL.