Kendati belum jamak, sistem reservasi online mulai diaplikasikan. Salah satu yang mengadopsi sistem ini adalah Menara-Airplanes Charter (MAC). Perusahaan yang berdiri di awal 2013 ini menawarkan portal yang mengompilasi lebih dari 50 operator pesawat internasional. Jaringannya menampung sekitar 5.000 armada untuk berbagai destinasi. Jika ingin bepergian, calon konsumen cukup memasukkan destinasi yang dituju, tanggal keberangkatan, serta jumlah penumpang. Sistem kemudian secara otomatis akan merekomendasikan pesawat yang tersedia, lengkap dengan spesifikasi dan tarifnya. Armada yang ditawarkan MAC bervariasi, mulai dari jet ramping berkapasitas 6-14 orang seperti Hawker 800 dan Citation 550, hingga pesawat bertubuh besar semacam B767-300ER dan A340 dengan daya tampung antara 200 hingga 500 kursi.

Untuk pembayaran, sistem online memberlakukan prinsip wet lease. Artinya, tarif mencakup jasa pilot, bahan bakar, makanan, servis kru, serta perawatan pesawat. Sebelum lepas landas, klien akan diminta meneken kontrak khusus yang mengatur hak dan kewajibannya. “Dalam kontrak akan tertera biaya terperinci yang meliputi biaya kru, bahan bakar, asuransi, juga ketentuan force majeure, seandainya terjadi kendala seperti bencana alam,” jelas Imam Syafii, Direktur MAC.

Seperti para pesaingnya, MAC mengandalkan layanan yang serba-eksklusif. Tiap penumpangnya bakal mendapatkan keleluasaan dan kemewahan yang sulit diberikan oleh maskapai komersial berjadwal, contohnya jam terbang yang fleksibel, proses check-in tanpa antrean, serta servis yang personal baik di darat maupun udara. “Bangun subuh, tapi antrean sudah panjang di konter check-in. Pagi hari saja sudah susah, apalagi kalau ambil flight siang dan malam,” kenang Imam Syafii tentang pengalaman buruknya bepergian ke Dubai.

Satu tantangan perusahaan pesawat carter adalah infrastruktur. Tak semua bandara di Indonesia mampu melayani mereka. Namun Angkasa Pura selaku operator bandara berencana menyiapkan sejumlah terminal khusus pesawat carter di luar Jakarta. Di tahap awal, terminal ini akan ditempatkan di Bali, Balikpapan, serta Lombok.

Pesawat-pesawat kecil menjadi andalan Susi Air.

Maskapai Carter di Indonesia:

Premiair
Halim Perdanakusuma, Terminal Building Ground Floor, Jakarta; 021/809-1255; flypremiair.com.

Javajet Asia
Cityloft Sudirman Lt.10 Suite 1012, Jl. K.H Mas Mansyur No.121, Jakarta; 021/2995-9898; javajetasia.com.

Trigana Air
Kompleks Puri Sentra Niaga, Jl. Wiraloka Blok D 68-69-70, Kalimalang, Jakarta; 021/860-4867; trigana-air.com.

Menara-Airplanes Charter
Wisma Bumiputera Kav.75, Jakarta; 021/522-0494; menara79.com.

Sky Aviation
Halim Perdanakusuma, Terminal Building 2 Room A-44, Jakarta; 021/8087-4902; sky-aviation.co.id.

Enggang Air Service
Halim Perdanakusuma, Terminal Building Lt. 2 A14PK, Jakarta; 021/8088-3913; enggangair.co.id.

Pegasus Aviation
Halim Perdanakusuma, Terminal Building 2 Suite A.60, Jakarta; 021/8088-4882; pegasusairops.com.

BizJet Lion Air
Lion Air Tower, Jl. Gajah Mada No.7, Jakarta; 021/6379-8000;lionair.co.id.

Indonesia Air Transport
MNC Tower Lt. 24, Jl. Kebon Sirih Raya No.17-19, Jakarta; 021/391-2935; indonesia-air.com.

Deraya
Terminal Building 1st Floor No. 150/HT, Halim Perdanakusuma, Jakarta; 021/809-3627; deraya.co.id.

Whitesky Aviation
Secure Building, Tower A Lt. 1, Jl. Raya Protokol Halim Perdanakusuma, Jakarta; 021/8089-0066; whiteskyaviation.co.id.

Susi Air
Gedung BNI 46 Lt. 32, Jl. Jenderal Sudirman Kav. I, Jakarta; 0811-211-1080; susiair.com.

Airfast Indonesia
Jl. Marsekal Suryadarma No. 8, Tangerang; 021/520-0696; airfastindonesia.com.