Alfredo Altavilla, Presiden ITA Airways. (Foto: LaPresse/ITA Airways)

Sehari setelah Alitalia ditutup, penggantinya langsung dilansir: ITA Airways. Dengan itu, Italia pun resmi memiliki maskapai nasional baru.

Alitalia, maskapai yang dirintis pada 1946, stop mengudara pada 14 Oktober 2021. Beragam problem, termasuk inefisiensi dan konflik internal, membuatnya terus merugi, dan badai pandemi membuatnya kian tak tertolong.

Penggantinya, ITA Airways, diumumkan pada 15 Oktober 2021. Tampilannya kontras dari pendahulunya. Jika Alitalia bertubuh putih dengan sentuhan garis hijau dan merah, ITA Airways didominasi warna biru. Merujuk siaran persnya, pilihan ini dilatari kebanggaan atas timnas sepak bola Italia yang dijuluki Azzurri (biru). 

Pesawat Alitalia di Bandara Madrid. (Foto: Miguel Angel Sanz)

“Merek baru dan corak baru armada kami melambangkan perubahan, awal dari petualangan yang berbeda,” ujar Alfredo Altavilla, Presiden ITA Airways. “Maskapai nasional baru ini adalah bagian integral dari strategi pemulihan Italia.”

ITA Airways berbasis di Bandara Rome-Fiumicino dan Milan Linate. Maskapai ini mengoperasikan 52 pesawat untuk melayani 44 destinasi. Beberapa destinasi di Asia yang masuk sistem reservasinya ialah Hong Kong, Taipei, Mumbai, Tokyo, Kuala Lumpur, Singapura, serta Jakarta.Cristian Rahadiansyah