Courtyard, satu dari 30 merek dari Marriott International. Grup asal AS ini mengoleksi 7.897 properti di 139 negara. (Foto: Nick Osipov)

Jin Jiang International sukses merebut gelar raja hotel dunia. Merujuk laporan tahunannya, BUMN perhotelan asal Tiongkok ini mengoleksi total 9.907 properti, menjadikannya grup hotel dengan properti terbanyak di dunia.

Jin Jiang ini didirikan pada 2003. Terbilang muda, tapi cukup agresif berekspansi. Pada 2015 misalnya, perusahaan pelat merah ini mengakuisisi Groupe du Louvre dan Keystone Lodging Holding—pembelian monumental yang menambah penetrasinya di luar Tiongkok.

Pesaing Jin Jiang ialah Wyndham Hotels & Resorts, grup asal Amerika Serikat yang dirintis pada 1981. Pada 2021, pemain kakap di perhotelan ini menaungi 8.950 properti yang tersebar di sekitar 95 negara.

Di posisi berikutnya, ada Marriott International. Raksasa perhotelan asal AS yang didirikan pada 1927 ini mengoleksi 7.897 properti. Cakupan wilayah Marriott juga sangat luas, yakni 139 negara.

Klasemen grup hotel terbesar sedikit berbeda jika kita memakai parameter jumlah kamar. Posisi puncak dalam tabel justru dihuni oleh Marriott International yang mengoleksi 1,4 juta kamar di 30 merek berbeda.

Pesaing Marriott ialah Hilton Worldwide. Grup ini mengoleksi hanya 6.837 properti, tapi jumlah kamarnya secara kolektif cukup banyak, menembus satu juta unit. Kamar-kamar ini tersebar di 18 merek di 122 negara.

Peringkat ketiga dalam hal jumlah kamar ialah Jin Jiang. Grup ini menguasai 984.050 kamar yang tersebar di 63 negara, walau sekitar 85% propertinya masih terkonsentrasi di Tiongkok.