Jam tangan Hermès seri klasik Arceau membuka debutnya pada 1978. Didesain oleh Henri d’Origny, arloji mewah dan elegan ini terkenal akan bingkai bulatnya serta garis-garis tegas yang menghiasi tubuhnya. Untuk seri terbarunya, Hermès mengawinkan desain ikonis jam tangan ini dengan motif distingtif dari koleksi syal Grands Fonds yang menjadi aksesori populer para pencinta Hermès.

Untuk edisi terbatas Arceau Grands Fonds, Hermès menyuguhkan motif memikat berupa ilustrasi ikan kakatua dengan warna kombinasi biru, kuning, dan putih. Motif yang pertama kali diluncurkan pada 1992 untuk koleksi syal Grand Fonds ini merupakan buah karya dari seniman wanita berpengaruh asal Prancis, Annie Faivre.

Arceau Grands Fonds, jam tangan koleksi musim semi dan panas 2019, lahir dari proses pembuatan rumit yang melibatkan sentuhan seni dan kriya tingkat tinggi. Motifnya tidak dicetak di permukaan jam, melainkan disusun dari ratusan butir kaca warna-warni penuh detail oleh para perajin Hermès Horloger.

Baca juga: Koleksi Hermès Objects SS18; Wajah Baru Butik Hermès di Pacific Place

Dalam pembuatannya, pertama-tama perajin menyeleksi kaca berwarna kualitas terbaik, memotongnya secara presisi, kemudian membakarnya di suhu lebih dari 700 derajat celsius. Penggunaan suhu tinggi ini dimaksudkan untuk melelehkan kaca dan menghasilkan serat filament yang dibutuhkan dalam menciptakan butiran kaca paling sempurna.

Rampung tahap pembakaran, kaca-kaca itu kemudian ditempa membentuk formasi kotak dalam berbagai ukuran mikro. Selanjutnya, butiran-butiran kaca dirangkai satu per satu pada permukaan jam yang telah dilengkapi lapisan khusus demi menghasilkan mosaik yang anggun dan menawan.

Karena prosesnya yang rumit dan menuntut ketelitian luar biasa, tiap perajin Hermès membutuhkan waktu sekitar sebulan untuk menyelesaikan satu buah jam tangan. Seluruh butiran kaca warna-warni terpasang sesuai motif dalam posisi sejajar demi menghasilkan permukaan yang rata, dengan begitu jarum jam dapat berputar lancar.

Setelah permukaan jam tangan terbentuk rapi dan sempurna, Hermès memasang mesin otomatis Manufacture Hermès H1837 produksi Swiss, kemudian menambahkan bingkai berukuran 41 milimeter berbahan emas putih dan kaca kristal safir anti-silau. Di tahap akhir, perajin memasang tali kulit buaya bertekstur tegas. Talinya sengaja dipilih berwarna biru, demi membentuk perpaduan yang harmonis dengan motif Grand Fonds pada permukaan jam.

Arceau Grands Fonds merupakan kreasi eksklusif yang didesain untuk pribadi yang menghargai eksklusivitas. Arloji artistik yang diciptakan dari proses rumit ini diproduksi terbatas hanya enam buah.

Informasi lebih lanjut, kunjungi hermes.com.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Oktober/Desember 2019 (“Artistik Eksklusif”)