Etihad Airways resmi pensiunkan sepuluh armada A380 milik mereka. Pesawat super jumbo ini tidak akan lagi beroperasi sampai dunia aviasi kembali pulih. Menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), diperkirakan dunia penerbangan baru akan kembali normal pada 2023-2024.

Dalam 5 tahun belakangan, pesawat A380 milik Etihad Airways telah menjadi salah satu simbol kemewahan di dunia penerbangan komersil. Kabin super mewah First Class Apartments & The Residence hanya bisa dijumpai secara eksklusif di pesawat komersil terbesar ini. Armada ini juga menyediakan kamar mandi, personal butler, dan memiliki kamar tidur serta ruang tamu.

Dalam beberapa bulan sebelumnya, A380 masih digunakan Etihad Airways untuk jadwal rute-rute utama seperti London, New York, Paris, Seoul, dan Sydney. Kemudian, Etihad Airways akhirnya resmi menghapus semua penerbangan menggunakan Airbus A380 dari jadwalnya hingga September 2021—yang kemungkinan besar akan diperpanjang.

Baca juga:  Etihad Tawarkan Asuransi Perjalanan Gratis

Pihak Etihad menyatakan bahwa mereka fokus pada pemulihan dan peningkatan kembali jaringan global. Sebenarnya, bukan hanya Etihad yang menghentikan layanan armada super jumbo. Seluruh armada super jumbo Qantas dibebastugaskan hingga setidaknya pertengahan 2023. Maskapai ini menunggu pulihnya permintaan di dunia pasca pandemi. Pesawat A380 British Airways juga dihentikan operasinya. Begitu pula dengan Air France dan Lufthansa.

Informasi selengkapnya, kunjungi Etihad Airways.