Dua maskapai utama Uni Emirat Arab, Emirates dan Etihad, sepakat untuk menghentikan sementara operasional mereka mulai 25 Maret 2020. Kebijakan ini berlaku selama dua pekan kecuali untuk pesawat kargo.

Keputusan ini diambil menyusul ditetapkannya peraturan baru pemerintah Uni Emirat Arab untuk menutup lalu lintas udara, baik mereka yang masuk, keluar, maupun sekedar transit di negara Timur Tengah tersebut guna membendung penyebaran virus corona.

Baca juga: Turkish Airlines Tunda Seluruh Penerbangan Internasional; Singapura Larang Turis Asing Masuk

etihad
Selama tak beroperasi, Etihad menawarkan gratis biaya pembatalan atau pengaturan ulang tiket.

Merespons keputusan ini, Emirates menawarkan gratis biaya pembatalan lewat situs resmi maskapai atau menukarkan tiket dengan voucher perjalanan untuk kemudian hari. Tawaran tersebut berlaku untuk tiket yang diterbitkan hingga atau sebelum 31 Maret 2020.

Sementara itu, Etihad juga membatalkan seluruh penerbangannya dari dan ke Abu Dhabi serta dapat melakukan pembatalan atau perubahan tiket di situs resminya. Etihad juga tak memungut biaya tambahan bagi mereka yang mengubah jadwalnya menjadi hingga 30 Juni 2020.