Untuk urusan kuliner, gerai makan dan minum di hotel The Dharmawangsa mendapat tempat tersendiri di hati para penggemar kuliner ibu kota. Di bawah tim kulinernya yang solid, hotel butik di kawasan Jakarta Selatan tersebut senantiasa menghadirkan sajian terbaik, mulai dari hidangan utama hingga kudapan khas Indonesia.

Pada Agustus 2019, penginapan premium tersebut memperkenalkan konsep baru dari restoran Sriwijaya. Beroperasi sejak 1997, restoran ini merupakan destinasi utama bagi mereka yang mendambakan sajian berkualitas mulai dari hidangan Prancis hingga sajian fine dining selera Nusantara.

Untuk konsep barunya yang lebih segar, restoran Sriwijaya kini memperkenalkan menu-menu yang diracik dari bahan-bahan asli Nusantara yang kemudian dimasak dengan menggunakan teknik khas Prancis.

Interior elegan restoran Sriwijaya lengkap dengan kriya asli Indonesia.

Sebagai pembuka, silakan cicipi soft shell crab yang dikombinasikan dengan bahan tradisional seperti tempe, urap, dan petai cina. Hidangan selanjutnya yang layak dicoba adalah mussel fritters, gorengan kerang yang lahir atas permintaan tamu dari Selandia Baru.

Untuk sajian utama, menu yang harus dicoba mencakup 200 days Tomahawk, yakni steik sapi yang lembut dan bercita rasa distingtif. Opsi lainnya adalah lobster platter yang menampilkan bahan baku lobster segar dari Sumbawa. Sebagai hidangan penutup, tersedia dessert trolley, di mana pastry chef dengan portofolio cemerlang, I Made Kona, berkeliling dengan troli berisi hidangan-hidangan manis yang menggugah selera.

Sajian lobster platter yang bahan utamanya dipanen dari Sumbawa.

Restoran Sriwijaya buka saban hari untuk makan siang dan malam. Namun, cara paling tepat untuk menikmati konsep dan hidangan baru di restoran Sriwijaya ini adalah melalui sesi Saturday Brunch yang digelar saban Sabtu mulai dari pukul 11 hingga 15 dengan harga mulai dari Rp695.000++ per orang termasuk segelas negroni dan sparkling wine sepuasnya.

Sementara itu, hotel The Dharmawangsa juga mengenalkan konsep baru untuk acara barbeku Jumat malam di area outdoor restoran Jakarta, restoran utama hotel tersebut. Setelah sempat bergulir dengan tema Jimbaran, Mulai September 2019, sesi makan malam tersebut dijuluki Garden Barbecue dan berlangsung dari pukul 18-22. “Kini seluruh makanan difokuskan di halaman belakang. Sekarang, mayoritas makanan yang disajikan dimasak sesaat setelah tamu memesan,” ujar Lira Dachlan, Director of Communications.

Opsi menunya pun semakin menarik, sebut saja kambing guling, aneka sate, station khusus barbeku, hingga nasi dan mi goreng khas Jawa. Tak hanya itu, Garden Barbecue juga menghadirkan menu-menu non Nusantara seperti piza dan beragam hidangan asal India. Di pojok hidangan penutup, tersedia aneka kue tradisional dan pilihan es asli Indonesia yang dirotasi setiap minggunya.

Seperti sebuah pesta kebun, suasananya pun riuh. Staf dan tamu berlalu lalang. Suara peralatan masak beradu. Bau gurih dan harum masakan menguar memenuhi area terbuka di bawah pohon rindang.

Informasi lebih lanjut, kunjungi The Dharmawangsa.