Sejak bulan lalu, Uni Eropa resmi mengumumkan akan membuka pintunya bagi seluruh turis yang sudah divaksin pada Juni 2021. Kemudian, secara bertahap, beberapa negara sudah membuka perbatasan internasionalnya, dimulai dari Yunani, Prancis, dan yang terbaru adalah Denmark. Pembukaan ini mulai berlaku sejak 5 Juni 2021.

Dibandingkan negara-negara Eropa lainnya, Denmark terbilang cukup sukses menangani Covid-19. Negara ini telah memberlakukan penguncian nasional pada 13 Maret 2020, sebelum memulai pelonggaran pembatasan yang perlahan pada April silam. Setelah terbilang aman, baru pemerintah Denmark memutuskan untuk mulai mengizinkan turis yang divaksinasi untuk memasuki negara itu sekali lagi, tanpa tes dan tanpa karantina. Mereka diizinkan masuk untuk liburan. Untuk anak-anak yang tidak divaksinasi yang bepergian dengan orang tua mereka masih diizinkan masuk namun tetap akan menjalani tes. Aturan yang sama juga berlaku untuk wanita hamil dan menyusui. PCR atau tes antigen 48 jam.

Baca juga: Uni Eropa Sambut Kedatangan Turis yang Sudah Divaksin

Kebijakan baru ini hanya berlaku untuk pelancong yang telah sepenuhnya divaksinasi dengan vaksin yang disetujui EMA, dan harus sudah setidaknya 14 hari sejak pemberian vaksin terakhir. Saat ini, EMA hanya menyetujui empat jenis vaksin:
Komirnati (Pfizer)
Moderna
Vaxzevria (sebelumnya Vaksin COVID-19 AstraZeneca)
Janssen (Johnson & Johnson)

Saat ini ada beberapa vaksin lain yang sedang ditinjau. Ini adalah:
CVnCoV
NVX-CoV2373
Sputnik V (Gam-COVID-Vac)
Vaksin COVID-19 (Sel Vero) Dinonaktifkan