Uni Eropa akhirnya resmi mengizinkan kedatangan turis asing ke negaranya mulai Juni 2021 mendatang. Persyaratan utama bagi calon pelancong adalah mereka telah menerima vaksin yang disetujui oleh European Medicines Agency yakni yang dibuat oleh Pfizer-BioNTech, Moderna, dan Johnson & Johnson.

Sejak Maret 2020, perjalanan non-esensial ke 27 negara anggota Uni Eropa telah dilarang. Hanya beberapa negara yang dianggap aman—karena tingkat kasus Covid yang rendah—yang diizinkan berkunjung. Selain itu, Uni Eropa kembali mempertimbangkan negara yang mengalami jumlah kasus 75 per 100 ribu orang selama dua minggu berturut-turut masuk ke dalam dalam daftar hijau—dari sebelumnya 25 kasus per 100 ribu orang.

Namun, aturan tersebut masih akan mengecualikan turis yang tidak divaksinasi dari sebagian besar negara di dunia, kecuali Inggris. Saat ini, negara yang masuk daftar hijau adalah Australia, Israel, Selandia Baru, Rwanda, Singapura, Korea Selatan, Thailand, dan Tiongkok.

Baca juga: Mulai Juni, 4 Kapal Pesiar Kembali Berlayar di Eropa

Sementara, di Eropa sendiri, pemerintah juga telah melonggarkan beberapa peraturan, seperti kembali mengunjungi pusat kebugaran, makan di restoran, minum-minum di café, namun tetap mewajibkan pemakaian masker di tempat keramaian untuk mengendalikan peningkatan tingkat infeksi virus corona. Italia dan Prancis juga telah melonggarkan jam malam. Sementara penggemar musik di Belanda telah bersiap untuk menyambut Eurovision Song Contest.