sg ag 1 opium room suite yellowpot
Yellow Pot, restoran Tiongkok modern yang dipimpin oleh koki Sebastian Goh yang menyajikan hidangan khas Negeri Tirai Bambu.

Marriott resmi membawa merek Autograph Collection ke Singapura. Menggunakan nama Duxton Reserve Singapore, hotel ini merupakan rebranding dari properti Six Senses Duxton. Bersemayam di kawasan Tanjong Pagar, salah satu jalan protokol yang berada di kawasan Chinatown. Lokasinya yang cukup strategis membuat hotel ini memiliki akses yang cukup mudah ke sejumlah tempat keramaian, sebut saja pusat perbelanjaan, Museum Nasional Singapura, dan Asian Civilisations Museum

Interior dikurasi oleh desainer asal Inggris, Anouska Hempel, yang terinspirasi dari budaya Tiongkok, Melayu, dan Eropa. Saat memasuki hotel, para tamu langsung disambut oleh kipas emas besar dan interior yang didominasi warna hitam, emas dan kuning. Ke-49 kamar dan suite masing-masing dirancang dengan eksklusif dan dilengkapi dengan fasilitas termasuk kasur organik Naturalmat, seprai katun organik oleh Beaumont and Brown, dan perlengkapan kamar mandi dari Etro.

Baca juga: Turis Wajib Tes Covid-19 Saat Tiba di Singapura

Terdapat dua gerai F&B di dalam hotel: Yellow Pot, restoran Tiongkok modern yang dipimpin oleh koki Sebastian Goh yang menyajikan hidangan khas Negeri Tirai Bambu; dan bar glamor Anouska’s yang menyajikan minuman favorit pemeran Bond Girl dari era 70 dan 80an.

Selain itu, para tamu juga dapat mengikuti workshop meracik parfum di Maison 21G, perusahaan wewangian lokal yang bekerja sama dengan Duxton Reserve Singapore. Tamu yang menginap di hotel bisa belajar menciptakan kembali aroma khas properti, Garcha—perpaduan antara amber, oud, patchouli, dan jahe—dan membawanya pulang.

Rivero Delgado selaku Area Vice President, Singapura, Malaysia, Maladewa, Marriott International, mengatakan bahwa mereka sangat senang dapat memperkenalkan Autograph Collection Hotels ke Singapura.

Informasi selengkapnya, kunjungi Duxton Reserve Singapore.