Vila yang menatap laut selatan di Bvlgari Bali. (Foto: Tommy-Picone/Marriott)

Penerapan PPKM darurat kembali memukul bisnis perhotelan. Menyiasati tantangan ini, dewan general manager Grup Marriott di Indonesia menggandeng Blibli untuk menjual voucher menginap, di mana hasilnya akan dipakai membeli kebutuhan pokok bagi karyawan terdampak pandemi.

Mengutip siaran pers Marriott, inisiatif ini bergulir dari 15-27 Juli 2021 dengan diikuti oleh puluhan hotel di Indonesia. Tarif menginap yang ditawarkan didiskon hingga 45%, sementara periode menginapnya berlaku hingga akhir 2022 dan 2023.

Kiri-kanan: Westin Jakarta, hotel tertinggi di Indonesia; Ruang spa di W Seminyak. (Foto: Marriott)

Di platform penjualan Blibli, per 15 Juli, total ada 45 hotel di 12 destinasi yang berpartisipasi. Hotel terbanyak beralamat di Bali (22 hotel), disusul Jakarta (7), Bandung (3), dan Surabaya (3). Di luar destinasi-destinasi ini, ada hotel di Makassar, Belitung, Lampung, serta Balikpapan.

Di Jakarta, contoh penawarannya ialah voucher menginap dua malam di The Hermitage seharga Rp2,3 juta untuk tipe Studio Suite, termasuk sarapan untuk dua orang. Tarif ini di bawah kisaran normal seharga Rp4,3 juta.

Interior tenda di resor glamping Natra Bintan. (Foto: Marriott)

Di Bandung, tersedia voucher menginap dua malam di Sheraton seharga Rp2,2 juta untuk tipe Junior Suite. Sementara resor glamping Natra Bintan menawarkan tarif Rp6 juta untuk dua malam di Lagoon View Tent.

Di Bali, paket termurah untuk dua malam datang dari Fairfield Legian (Rp550.000) dan Four Points Kuta (Rp613.800). Sementara paket termahal ialah menginap di vila selama dua malam di Mandapa, A Ritz-Carlton Reserve (Rp18 juta) dan Bvlgari Bali (Rp14 juta).Cristian Rahadiansyah