Pada September 2022, Arab Saudi memperkenalkan Nusuk, platform untuk calon jemaah umrah dan turis untuk mengatur perjalanan ke Makah, Madinah, dan destinasi Arab Saudi lainnya. (Foto: Nusuk)

Di bawah program Vision 2030, Arab Saudi ingin lebih terbuka kepada dunia, termasuk di bidang pariwisata. Sejalan dengan kampanye itu, pemerintahnya meluncurkan platform perjalanan baru untuk memudahkan kunjungan jemaah umrah dan turis.

Pada September 2022, Arab Saudi memperkenalkan Nusuk, platform “satu pintu” bagi calon jemaah umrah dan turis untuk mengatur perjalanan ke Makah, Madinah, maupun destinasi lain di Arab Saudi. Sebulan berselang, versi bahasa Indonesia platform ini diluncurkan.

Lewat Nusuk, publik bisa mengajukan visa, memesan kamar hotel dan tiket pesawat, juga mengatur trip secara individual, tanpa melalui biro perjalanan di Indonesia. Fokus utamanya ialah layanan umrah, tapi bisa dimanfaatkan pula untuk wisata. Di Arab Saudi, visa umrah bisa dipakai untuk melancong di semua kota.

Nusuk mencantumkan beragam paket dari biro-biro perjalanan. Paket ini lazimnya sudah meliputi layanan visa, asuransi, penginapan, dan transportasi selama di Arab Saudi. (Foto: Nusuk)

Khusus ibadah umrah, Nusuk telah menyediakan seluruh panduannya, dari rukun hingga rutenya. Ibarat lokapasar wisata, platform ini juga menyiapkan laman khusus berisi pilihan hotel, restoran, tempat belanja, hingga situs sejarah dan lokawisata.

Bagi jemaah yang ingin mencari paket kunjungan komplet, Nusuk mencantumkan beragam paket dari biro-biro perjalanan. Paket ini lazimnya sudah mencakup layanan visa, asuransi, penginapan, serta transportasi selama di Arab Saudi.

“Peluncuran Nusuk adalah salah satu pengumuman paling signifikan setelah Saudi eVisa pada 2019. Peluncuran platform Nusuk dalam Bahasa Indonesia adalah bukti ketangkasan kami dalam merespons kebutuhan pasar,” ujar Fahd Hamidaddin, Managing Director Nusuk, dalam siaran persnya.

Peluncuran platform Nusuk dalam bahasa Indonesia pada 24 Oktober 2022. (Foto: Nusuk)

Selain memudahkan jemaah dan turis, Nusuk jugalah sebuah terobosan emansipasi. Kini, jemaah dan turis perempuan juga bisa memanfaatkan platform ini untuk mengatur ziarah dan wisata di Arab Saudi secara mandiri, tanpa diwakili dan ditemani suami, wali, atau anggota keluarga.

“Saudi ingin menyambut lebih banyak Muslim dari Indonesia dan penjuru dunia. Melalui Nusuk dan bekerja sama dengan mitra perjalanan kami di Indonesia, kami menghilangkan hambatan, memperluas opsi perjalanan, serta dan menurunkan biaya,” tambah Fahd Hamidaddin.

Nusuk dikelola oleh Pilgrim Experience Program Arab Saudi. Selain situs web, versi aplikasinya telah tersedia, baik untuk perangkat dengan sistem iOS, Android, maupun HarmonyOS (Huawei).