Hotel Aloft Jakarta TB Simatupang memasuki babak baru. Hotel yang membidik generasi milenial ini melakukan rebranding dengan mengganti nama menjadi Aloft South Jakarta. Dari segi fisik, tak ada yang berubah dari hotel baru beroperasi sejak Agustus 2020 silam ini. Penginapan tersebut masih memayungi 169 kamar dan suite bergaya urban. Amenitas yang disematkan di dalamnya cukup simpel, sebut saja televisi layar datar, koneksi WiFi, mesin peracik kopi, speaker, hingga mobile key access, yang bisa dikoneksikan dengan smartphone atau Apple Watch.

Interior lobi.

Meskipun lebih banyak didedikasikan untuk tamu bisnis, desain Aloft terasa cukup santai. Lobinya menyatu dengan Re:mix℠ lounge yang menyuguhkan beragam minuman termasuk koktail-koktail artisanal. Konsepnya mengajak tamu untuk bergaul tanpa sekat. Tak heran bila di lobi tamu juga dapat menemukan Niio Art—seni digital bergerak yang dipajang di 86’’ inci smart LED TV—yang memamerkan karya ‘geist.xyz’ (ZEITGUISED), ‘No Longer Dead’ (Jonathan Monaghan), dan ‘Cezanne Unfixed’ (Joe Hamilton).

Interior salah satu kamar di Aloft South Jakarta.

Seperti layaknya hotel bisnis, Aloft Jakarta TB Simatupang juga dilengkapi dengan fasilitas rapat, pusat kebugaran, serta Camp Aloft untuk anak-anak. Fasilitas lainnya mencakup rooftop bar, splash pool, dan restoran Fraya yang berkonsep all-day-dining, dan W XYZ® yang menyajikan beragam koktail dan aneka camilan.

“Mengganti nama hotel menjadi Aloft South Jakarta akan memberikan dampak positif, apalagi Jakarta Selatan identik dengan kawasan yang identik kaum generasi milenia,” ujar Lily Wijaya, General Manager Aloft South Jakarta.

Informasi selengkapnya, kunjungi Aloft South Jakarta.