Setelah Etihad Airways, kini giliran Malaysia Airlines yang resmi pensiunkan enam armada A380 milik mereka. Pesawat super jumbo ini tidak akan lagi beroperasi dan terpaksa parkir jangka panjang di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Namun berbeda dengan Etihad, kabar pensiunnya Airbus A380 milik Malaysia Airlines ini tidak begitu mengejutkan. Pasalnya, dalam lima tahun terakhir, maskapai asal Malaysia ini memang secara terang-terangan menunjukkan niat untuk tidak lagi menggunakan armada tersebut.

Meskipun sudah mencoba berbagai cara untuk memaksimalkan penggunaan armada tersebut, salah satunya adalah menggunakannya untuk rute padat seperti penerbangan Haji, A380 tetap sulit dioperasikan oleh Malaysia Airlines.

Baca juga: Etihad Airways Pensiunkan Airbus A380

Selama pandemi, bukan hanya Etihad dan Malaysia Airlines yang menghentikan layanan armada super jumbo ini. Maskapai seperti Air France, Lufthansa, Etihad, Qatar Airways, dan Thai Airways juga telah menyingkirkan armada A380 yang dinilai tidak lagi cocok bagi strategi perusahaan. Sementara, seluruh armada super jumbo Qantas dibebastugaskan hingga setidaknya pertengahan 2023. Hanya ANA, Emirates, Korean Air, dan Singapore Airlines yang masih ada optimis dengan A380.

Informasi selengkapnya, kunjungi Malaysia Airlines.