Indonesia AirAsia akan membuka rute langsung harian dari Bali menuju Melbourne, Victoria, Australia. Langkah ini memperluas jaringan maskapai di kawasan Asia dan Australia sekaligus menjawab tingginya permintaan wisatawan kedua negara. Armada A320 akan terbang perdana dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 20 Maret 2026.
Menurut (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, Melbourne merupakan destinasi favorit wisatawan, pelajar, dan pebisnis asal Indonesia, serta pasar yang signifikan bagi pariwisata Bali.
“Pembukaan rute ini menjadi langkah penting dalam memperluas konektivitas Australia–Indonesia bahkan ASEAN,” ujarnya. Inisiatif ini juga diharapkan semakin memperkuat hubungan ekonomi, sosial, dan peluang kolaborasi di antara kedua negara.

Beroperasi melalui Bandara Internasional Ngurah Rai (DPS) dan Bandara Melbourne (MEL), layanan ini menawarkan koneksi lebih luas bagi wisatawan Australia untuk menjelajahi berbagai destinasi unggulan Indonesia seperti Jakarta, Balikpapan, Banjarmasin, hingga Labuan Bajo. Sebaliknya, pelancong Indonesia dapat menikmati akses mudah menuju berbagai destinasi di Victoria maupun kota-kota lain di jaringan AirAsia melalui layanan Fly-Thru ke Kuala Lumpur, Bangkok, Phuket, hingga Singapura.
Tingginya minat pasar Australia tercermin dari data Badan Pusat Statistik yang mencatat lebih dari 160 ribu kunjungan wisatawan Australia pada September 2025. Sepanjang Januari-Juli 2025, hampir satu juta turis Australia berkunjung ke Bali, menjadikannya pasar terbesar pulau ini.

Bali tetap memikat dengan pantai tropis, budaya yang kaya, serta keramahan masyarakatnya. Sementara itu, Melbourne menawarkan suasana kota kreatif dengan festival budaya, kuliner multikultural, dan akses ke ikon wisata seperti Great Ocean Road dan Yarra Valley.
Jadwal Penerbangan Bali (DPS) – Melbourne (MEL)
Rute DPS – MEL (QZ 420) dijadwalkan terbang perdana pada 20 Maret 2026 pukul 20.10 dan tiba pukul 05.00 waktu setempat.
Sementara penerbangan MEL – DPS (QZ 411) akan lepas landas pada 21 Maret pukul 06.00 dan mendarat di Denpasar pukul 09.35 waktu setempat.

