Air New Zealand melansir A321neo terbarunya dengan livery Star Alliance. (Foto: Air New Zealand)

Akhir Agustus, Air New Zealand melansir A321neo terbarunya dengan livery Star Alliance. Uniknya, pesawat ini memakai warna dominan hitam, yang merupakan ciri
khas Air New Zealand.

Pesawat ini, menurut Mike Williams, Chief Transformation & Alliances Officer Air New Zealand, merupakan armada Star Alliance berwarna hitam pertama di dunia. Pesawat A321neo baru lainnya, yang akan dikirim dari pabrik di September, juga akan dicat berwarna hitam.

“Umumnya livery Star Alliance berwarna putih dengan sirip hitam, lalu kami bertanya jika kami bisa melakukan sesuatu yang sedikit berbeda dan memodifikasi warnanya demi merayakan betapa pentingnya warna hitam bagi Air New Zealand dan Selandia Baru,” ujar Mike dalam siaran persnya.

Star Alliance, yang menampung 26 maskapai, merupakan aliansi maskapai terbesar di dunia. (Foto: Air New Zealand)

Star Alliance, yang menampung 26 maskapai, merupakan aliansi maskapai terbesar di dunia. Air New Zealand bergabung sebagai anggotanya sejak 1999.

Siu Ling Fock, VIP Star Alliance for Alliance Development and Communications, mengatakan aliansinya menghormati sejarah dan karakter dari tiap anggotanya. Karena itu pula, Star Alliance merestui permintaan Air New Zealand.

“Kami tahu pentingnya warna hitam bagi warga Selandia Baru,” kata Siu Ling. “Jadi ketika Air New Zealand mengusulkan untuk meluncurkan pesawat Star Alliance pertama dengan corak serba-hitam, kami dengan senang hati menyetujuinya.”