Depot Boijmans Van Beuningen, gudang yang difungsikan sebagai museum. (Foto: Ossip van Duivenbode/Museum Boijmans Van Beuningen)

1. Depot Boijmans Van Beuningen, Rotterdam
Akibat keterbatasan area pamer, Museum Boijmans Van Beuningen hanya bisa memajang sekitar delapan persen koleksinya. Ketimbang lelah merotasi benda pajangannya, pengelolanya mencetuskan ide cerdik: mengubah gudangnya menjadi sayap baru museum. “Untuk kali pertama, semua koleksi kami bisa dilihat oleh semua orang,” kata Sjarel Ex, Direktur Museum Boijmans Van Beuningen, dalam siaran persnya.

Namanya Depot, tapi wujudnya lebih mirip cangkir teh raksasa dengan tinggi 40 meter. Berhubung statusnya gudang, tempat ini tak menerapkan sistem kuratorial. Pengunjung dipersilakan tenggelam dalam asortimen 151.000 benda seni, termasuk mengintip proses konservasinya. Bangunan unik ini didesain oleh MVRDV, firma yang pernah merancang pasar paling trendi di Belanda. boijmans.nl 

Kiri-Kanan: Academy Museum of Motion Pictures dalam tahap konstruksi; Gaun yang dipakai Salma Hayek sebagai Frida Kahlo dalam film Frida. (Foto: Joshua White/JWPictures/Academy Museum Foundation)

2. Academy Museum of Motion Pictures, Los Angeles
Pada 30 April 2021, penggemar film akan memiliki kuil suci baru: Academy Museum of Motion Pictures, kompleks yang mendedahkan seni dan sains di balik industri sinema. Koleksinya meliputi poster film, kamera film kuno, skenario orisinal, hingga properti film, contohnya gaun Salma Hayek dalam Frida serta kepala Jack Skellington dari The Nightmare Before Christmas.

Museum yang dirancang oleh arsitek selebriti Renzo Piano ini menempati situs bersejarah Saban Building. Dalam enam lantai, Academy Museum of Motion Pictures akan menampung antara lain ruang pamer, aula serbaguna, studio, serta dua teater megah untuk memutar beragam karya. academymuseum.org 

Konsep desain Grand Egyptian Museum di Giza. (Foto: Heneghan Peng Architects)

3. Grand Egyptian Museum, Giza
Ini salah satu proyek museum paling ambisius di abad ke-21. Di lahan 48 hektare, Grand Egyptian Museum (GEM) akan menampung sekitar 100.000 artefak, termasuk benda-benda peninggalan Firaun yang didatangkan dari museum di negara lain. Dengan kata lain, GEM adalah museum terbesar yang didedikasikan bagi satu peradaban.

Museum ini akan menampung pula bioskop 3D, restoran, serta toko. Untuk mendesain kompleks gigantik ini, pemerintah Mesir menggelar sayembara. Dari 1.557 kontestan asal 82 negara, Heneghan Peng Architects asal Dublin terpilih sebagai juaranya. GEM sedianya dibuka pada 2020, tapi jadwalnya lalu diundur ke 2021 akibat pandemi. gem.gov.eg 

Kiri-Kanan: Bangunan baru MUNCH di daerah Bjørvika; Interior MUNCH, gedung berisi 11 galeri. (Foto: Adrià Goula/MUNCH)

4. MUNCH, Oslo
Penggemar Edvard Munch punya alasan baru untuk lebih semangat menyambut musim semi 2021. Sebuah museum yang didedikasikan bagi sang maestro akan dilansir di daerah Bjørvika, Oslo. Dalam 11 galeri, MUNCH akan memajang secara permanen lebih dari 200 karya. Selain menyelami karier artistik Munch, pengunjung bisa melihat beragam karya yang terinspirasi sang pelukis.

Museum ini didesain oleh firma Estudio Herreros asal Spanyol. Fasilitasnya meliputi aula konser, bioskop, toko, serta restoran yang dikelola oleh Group Understaden. munchmuseet.no 

Avicii Experience akan menceritakan sosok DJ berpengaruh Avicii, termasuk memutar beberapa karyanya yang belum resmi dilansir. (Foto: Himanshu Chaudhary)

5. Avicii Experience, Stockholm  
Tim Bergling, produk ekspor terbaik Swedia selain IKEA, adalah seorang DJ yang turut membentuk skena EDM dunia, termasuk memengaruhi warna musik Daft Punk dan Swedish House Mafia. Pria dengan nama panggung Avicii ini telah wafat pada 2018, tapi warisannya akan dihidupkan mulai 2021 dalam Avicii Experience, sebuah museum yang beralamat di tanah kelahirannya, Stockholm.

Dalam format interaktif dan immersive, Avicii Experience akan mengisahkan perjalanan sang ikon dugem, termasuk prosesnya berkarya dan pencapaiannya. Selain itu, pengunjung bisa melihat beragam foto dan memorabilia warisannya. aviciiexperience.com 

Instalasi karya Liang Shuo, bagian dari pameran Sigg Prize garapan M+. (Foto: Winnie Yeung/iMAGE28/M+)

6. M+, Hong Kong
Hong Kong siap meluncurkan museum baru yang menegaskan reputasinya sebagai kutub seni Asia. Berlokasi di West Kowloon Cultural District, M+ akan menampilkan karya seni, desain, arsitektur, dan film buatan abad ke-20 dan 21. Kabarnya, museum ini berniat menandingi Tate Modern dan MoMA dalam hal koleksi dan ukuran. 

Beberapa koleksinya sudah bisa diintip. Walau baru akan dibuka pada 2021, M+ rutin telah menggelar pameran dan diskusi sejak 2016 di beberapa lokasi di Hong Kong, termasuk di paviliun di samping lokasi proyek museum. mplus.org.hk 

Konsep desain Lucas Museum of Narrative Art, kompleks yang didirikan oleh kreator Star Wars. (Foto: Lucas Museum of Narrative Art)

7. Lucas Museum of Narrative Art, Los Angeles
Lewat Star Wars and Indiana Jones, George Lucas menyihir dunia. Dalam sebuah museum, dia ingin berbagi rahasia dapurnya, barangkali juga menumbuhkan bakat-bakat penggantinya. Lucas Museum of Narrative Art akan menampilkan ilustrasi, lukisan, komik, foto, serta beragam karya visual dalam pembuatan film, termasuk storyboard dan animasi. Dilengkapi kelas dan studio, museum ini juga bertekad menggelar pelatihan visual storytelling secara berkala. 

Lucas Museum of Narrative Art berlokasi di Exposition Park, Los Angeles. Bangunannya dirancang oleh Ma Yansong, pewaris aliran desain “organik” Zaha Hadid. Sejalan dengan fantasi liar George Lucas, museum ini didesain ajaib: mirip pesawat futuristik yang terdampar di bumi. “Inti dari museum ini ialah menstimulasi imajinasi,” kata George Lucas dalam siaran persnya. lucasmuseum.org 

Konsep desain Museum of the Future, wadah pertemuan para inovator. (Foto: Museum of the Future)

8. Museum of the Future, Dubai
Museum bukan cuma merekam masa lalu. Di Dubai, sebuah museum dirancang sebagai jendela ke masa depan. Dalam bangunan berbentuk torus dan berlapis kaligrafi, Museum of the Future menampung beragam inovasi futuristik, sekaligus menjalankan tugas sebagai inkubator gagasan dan ruang berkumpul kaum pemikir.

Museum ini sedianya diluncurkan di 2019, tapi jadwalnya digeser ke akhir 2020 atau awal 2021. Menyongsong momen itu, pihak pemilik menggelar sayembara teknologi untuk menikmati museum, termasuk panduan AI dan VR. museumofthefuture.ae 

Menyambut pembukaan gedung baru National Museum, karya-karya dari lokasi lama direlokasi. (Foto: Nasjonalmuseet)

9. National Museum, Oslo
Museum pelat merah ini sudah beroperasi sejak 2003. Pada 2021, ia akan memiliki rumah baru yang lebih mewah, megah, juga canggih. Dalam bangunan rancangan firma Kleihues + Schuwerk, Oslo National Museum akan memajang sekitar 5.000 karya, dua kali lipat kapasitas sebelumnya. Fasilitasnya meliputi restoran, auditorium, serta aula serbaguna di bagian atapnya.

Dalam hal ukuran dan koleksi, National Museum diklaim sebagai museum seni terbesar di kawasan Nordik. Menyambut pembukaannya, para kru museum kini sibuk merelokasi sekitar 100.000 objek seni, termasuk lukisan ikonis The Scream buatan Edvard Munch. nasjonalmuseet.no