Usai sesi menyelam, turis dapat bersantai di tepi pantai berpasir putih di Pulau Pantar.

Oleh Marlon Adang

Tur Selam
Alor telah lama terkenal sebagai destinasi selam, terutama di kalangan penyelam senior. Penyebabnya bukan cuma koleksi satwa lautnya yang mengagumkan, tapi juga kegiatan sampingannya yang menyenangkan. Di antara sesi menyelam, kita bisa bersantai di pantai berpasir putih di Pulau Kepa dan Pantar, melihat proses pembuatan tenun ikat di Pulau Ternate dan Pulau Buaya, juga menyaksikan proses pembuatan minuman lokal di Pulau Pura.       

Menikmati matahari terbenam di Bukit Hulnani.

Bukit Hulnani
Salah satu sudut terbaik untuk melewati senja, Bukit Hulnani beralamat di Desa Hulnani, Alor Barat Laut, dan menawarkan panorama tenggelamnya matahari di balik Pulau Pantar. Perjalanan ke sini membutuhkan waktu lebih dari satu jam berkendara dari Kota Kalabahi.

Air Terjun Biantal
Biantal adalah air terjun tertinggi di Alor. Tempat ini mulai dikenal turis pada 2015, terutama setelah dikunjungi oleh selebriti Nadine Chandrawinata. Untuk menjangkaunya, Anda mesti berkendara sekitar dua jam dari Kota Kalabahi menuju Kampung Legiman, lalu berjalan kaki menuruni gunung ke lokasi air terjun selama 30 menit.

Rumah-rumah tradisional yang ada di Kampung Bang Palola.

Kampung Bang Palola
Operator tur budaya umumnya mencantumkan Kampung Takpala sebagai pemberhentian utama. Untuk opsi yang lebih minim turis, kunjungi Kampung Bang Palola yang bertengger di puncak gunung di Alor Barat Laut. Permukiman ini diapit oleh dua jurang terjal dan dijejali rumah rumah panggung yang berhiaskan ukiran naga pada terasnya. Opsi lainnya ialah Mon Bang di Gunung Kabola, tepat di atas Kota Kalabahi. Rumah-rumah tradisional di sini dibangun untuk kepentingan ritual dan simbol keberadaan suku. Salah satu ornamennya yang jarang diketahui publik ialah pakaian tradisional berbahan kulit kayu yang dikenakan dalam upacara adat.