Tai Lung Fung, bar hipster bernuansa tempo dulu. (Foto: Anastasia Darsono)

1. Tai Lung Fung
Rekomendasi Aries Sin, perancang busana
Namanya diambil dari grup opera keliling era 1960-an, sementara interiornya ditaburi memorabilia dari masa-masa awal ledakan ekonomi Hong Kong. Melalui permainan desain yang menghidupkan wajah lama kota inilah Tai Lung Fung memikat kaum hipster. Aries menggambarkannya sebagai bar yang “artistik dan asyik.” The Archive, 5-9 Hing Wan Street, Wan Chai

Chôm Chôm mengusung konsep bia hoi khas Vietnam. (Foto: Anastasia Darsono)

2. Chôm Chôm Kitchen & Bar
Rekomendasi Michael Sloan, seniman dan ilustrator 

“Tempat ini punya variasi lumpia dan bir Vietnam terbaik,” ungkap Michael. Konsep Chôm  Chôm merujuk pada konsep kedai bia hoi di Vietnam, di mana bir-bir murah disandingkan dengan camilan dan dinikmati bersama teman. G/F Block A,58-60 Peel Street, Central; chomchom.hk  

PMQ, sentra kongko yang menempati bekas asrama polisi. (Foto: Anastasia Darsono)

3. PMQ
Rekomendasi Jade Liu, pembawa acara program kuliner
Awalnya sekolah, kemudian menjadi asrama polisi, dan kini wadah bagi puluhan pengusaha muda lokal menjajakan dagangannya. Mengusung konsep creative hub, PMQ menaungi beragam design shop, toko mebel, butik perhiasan, galeri seni, serta tentu saja, restoran dan kafe. “Selain beragam tempat hangout, PMQ juga menawarkan banyak titik menarik untuk sesi foto,” ujar Jade. S614, Block A, PMQ, 35 Aberdeen Street, Central; pmq.org.hk  

The Chinnery, tempat ideal untuk mencicipi koktail Manhattan. (Foto: Mandarin Oriental)

4. The Chinnery
Rekomendasi Janice Leung Hayes, pendiri Tong Chong Street Market

The Chinnery, kata Janice, “adalah tempat yang bisa diandalkan untuk mencicipi koktail Manhattan dalam versi yang sempurna.” Lounge ini sangat kental nuansa Inggris. Namanya diambil dari seniman Inggris George Chinnery, sementara buku menunya didominasi masakan klasik Inggris, salah satunya bangers & mash. Mandarin Oriental, 5 Connaught Road, Central; mandarinoriental.com  

Dragon-i, kelab malam yang rutin disambangi DJ kondang. (Foto: Anastasia Darsono)

5. Dragon-i
Rekomendasi Jin Wong, penulis kuliner, fesyen, dan gaya hidup

Walau usianya masih muda, Dragon-i berhasil melesat menjadi ikon dunia malam Hong Kong. Pesta-pestanya kerap menampilkan bintang kelas dunia, sebut saja Calvin Harris dan Pharrell Williams. “Kelab ini memikat lewat dekorasi interiornya dan koktail racikannya yang variatif,” ujar Jin. UG/F, The Centrium, 60 Wyndham Street, Central; dragon-i.com.hk  

Interior sarat dekorasi artistik di Bibo. (Foto: Anastasia Darsono)

6. Bibo
Rekomendasi Andre Fu, desainer interior dan pendiri AFSO
Desainnya memberi kesegaran pada dunia kuliner Hong Kong. Bibo bagaikan kombinasi antara restoran glamor Prancis dan galeri berisi karya perupa ternama. “Bibo mengoleksi benda seni yang impresif, dari karya buatan Basquiat, Banksy, hingga Kusama,” kata Andre. Saat bersantai di barnya, Andre merekomendasikan koktail D1&T. 163 Hollywood Road, Sheung Wan; bibo.hk