5 Tas Bernuansa Etnik

Lima perancang melansir tas artistik yang terinspirasi kekayaan budaya dan alam. 

Oleh Yohanes Sandy

Michael Kors
Bagian dari Resort Collection 2019 Michael Kors, tas ini dibuat dari anyaman tali yang dipadukan rumbai berbahan kulit suede. Sentuhan manis dihadirkan oleh ujung rumbai yang dihiasi logam berwarna emas dan sejumlah ornamen berbentuk kerang. michaelkors.com.

Bahan utamanya bambu yang dirangkai dengan tangan. Wujudnya sekilas menyerupai kombinasi antara keranjang buah dan bubu perangkap ikan. Saat hendak dibawa berlibur atau piknik, Lilleth Bag bisa dilipat hingga pipih sehingga praktis untuk disimpan dalam koper. cultgaia.com.

Oscar de la Renta
Varian unik dari TRO ini diluncurkan untuk koleksi musim semi/panas 2019. Bahannya kulit dan anyaman tali, dengan sentuhan anyaman bermotif bunga kacapiring yang memang menjadi ciri khas TRO. Tas artistik dari Oscar de la Renta ini tersedia dalam dua opsi warna. oscardelarenta.com.

Rodo
Tas Wicker merupakan bagian dari seri klasik yang pertama kali diluncurkan oleh Rodo pada 1950-an. Mengadopsi gaya kotak kosmetik, tas ini dirangkai dari bahan kanvas, kulit, dan anyaman rotan. Fitur tambahannya ialah tali dalam dua ukuran dan sebuah cermin di interiornya. masarishop.com.

Sapto Djojokartiko
Sapto Djojokartiko, desainer lokal yang kerap menghadirkan busana dan aksesori bernuansa etnik, menciptakan tas selempang Choiru Sling untuk koleksi musim semi/panas 2019. Tas setinggi 18,5 sentimeter ini dihiasi ratusan manik-manik yang dijahit dengan tangan. masarishop.com.

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Juli/September 2019 (“Etnik Eksotik”).

Comments