5 Pengalaman Liburan Paling Berkesan Bagi Monita Tahalea

Penyanyi Monita Tahalea bercerita tentang pengalaman trip yang paling berkesan. 

Alumni Indonesian Idol ini akan meluncurkan album ketiganya tahun ini. Di luar karier solonya, Monita aktif berkolaborasi, contohnya dengan grup Bunglon dan The Overtunes.

Wawancara oleh Karina Anandya

Flores
Monita mengaku beruntung Indonesia memiliki tempat seindah Flores, sekaligus berharap wisatawan bisa menjaga kebersihannya. Kedua kalinya ke pulau ini, Mei silam, dia bersama teman-temannya berpesiar menaiki pinisi—sebuah pengalaman yang mengajarinya banyak hal. “Salah satunya adalah saya jadi lebih disiplin dan menghargai orang lain,” ucapnya. 

Tokyo & Kyoto
“Saya kagum akan keberhasilan Jepang mempertahankan tradisi, tutur Monita. Dia dan adiknya datang ke Tokyo dan Kyoto di musim dingin dengan tekad merasakan salju, tapi makan ramen justru menjadi pengalamannya paling berkesan. “Kami ingin makan ramen di Ginza. Namun karena terlalu malas googling, kami asal masuk kedai. Ternyata, tempat ini pernah mendapatkan bintang Michelin dan rasa ramennya sungguh lezat!”

Kuda-kuda Sumba di padang rumput di Mbrukulu, Sumba Timur. (Foto: Muhammad Fadli)

Sumba Timur
Bersama Wahana Visi Indonesia, Monita melawat Sumba Timur pada 2016 sebagai duta perlindungan anak, dan anak-anak di sana menyambutnya dengan kepolosan yang menyentuh. Alih-alih mengenal Monita sebagai biduan, mereka memberondongnya dengan beragam pertanyaan seputar Jakarta. “Ada juga yang bercita-cita menjadi jurnalis, dan telah menyiapkan pertanyaan untuk saya,” ingat Monita.

Baca juga: 5 Tempat Liburan Favorit Nadine; 6 Destinasi Favorit Oli Pettigrew

Paris
“Ternyata Paris tidak seromantis di film-film,” simpul Monita. Selama di kota ini, dia diganggu pria mabuk, ditipu, serta beberapa kali hampir kecopetan di stasiun. Dari segi aroma, Paris kerap juga jauh dari kesan romantis. Bau pesing tercium di sejumlah area ramai. “Bahkan banyak vandalisme, mirip daerah Karangtengah.”

Bali
Dari berenang pagi di Nusa Dua hingga makan es krim seraya menanti senja, Bali meninggalkan banyak memori bagi Monita. Satu hal lain yang menjadikan pulau ini favoritnya ialah gaya hidupnya yang rileks. “Tidak perlu dandan; bisa pakai sandal ke mana saja. Saya dan suami kerap naik motor ke Canggu dan Petitenget.”

Dipublikasikan perdana di majalah DestinAsian Indonesia edisi Januari/Maret 2020 (“Kilas Balik”)

Comments