Gunung Ijen
Vulkan yang berada di Kabupaten Banyuwangi ini sangat terkenal akan keindahan kawahnya. Air di kawahnya berwarna pirus. Di malam hari, kawah ini memunculkan api biru (blue fire) yang langka. Konon, selain di Ijen, fenomena itu hanya bisa tersaji di Islandia. Dengan ketinggian sekitar 2.443 meter, Gunung Ijen bisa ditaklukkan dalam tempo tiga jam. Jalur pendakian sudah tertata dengan medan tanah berpasir.

Para pendaki sedang berjalan di jalur Kawah Ijen.

Titik awal pendakian adalah Pos Pal Tuding yang berada di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso. Bergeraklah mulai pukul dua dini hari, karena sang api biru menampilkan wajah tercantiknya kala langit masih gelap. Dari bibir kawah, kita bisa menuruni tebing terjal sejauh 200 meter. Titik ini harus diwaspadai, sebab lanskapnya cukup labil. Kenakan masker guna mengurangi aroma tajam gas belerang saat melihat blue fire dari jarak dekat. Hati-hati pula saat berpapasan dengan para penambang belerang. Beri kesempatan mereka untuk naik lebih dulu, sebab beban di pundak mereka bisa menembus 90 kilogram.

Mereka yang menghabiskan memori kamera dalam jalur pendakian mungkin menyesal. Panorama pagi di puncak Ijen merupakan salah satu yang terindah. Saat mentari mulai mengintip, cahayanya akan membias magis, berpadu dengan kepulan asap yang melayang tinggi dari solfatara.