Pemandangan Stockholm, salah satu destinasi wisata Swedia yang wajib dikunjungi.
Adventures

3 Destinasi Wajib Saat Berlibur ke Swedia

Destinasi wisata Swedia menawarkan pengalaman yang sangat beragam. Stockholm menawarkan kehidupan kota yang dekat dengan air dan ruang hijau, sementara wilayah utara membawa pengalaman Arktik dengan aurora dan budaya Sámi. Di sisi lain, Gotland menyimpan jejak sejarah abad pertengahan hingga peninggalan era Viking.

Dalam acara pameran Tyra Kleen – A Swedish Artist Celebrating Indonesian Culture: A Journey Through Java and Bali 1919–1921, DestinAsian Indonesia berbincang singkat dengan Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Daniel Blockert, mengenai destinasi wisata wajib yang harus dikunjungi saat berlibur ke Swedia. Blockert menyebut tiga destinasi yang menurutnya layak masuk dalam itinerary: Stockholm, wilayah utara hingga Kiruna, dan Gotland.

3 Destinasi Wisata Swedia yang Wajib Dikunjungi

1. Stockholm

“Menurut saya, Stockholm adalah salah satu kota terindah di dunia,” ujar Blockert.

Sebagai ibu kota Swedia sekaligus kampung halaman Daniel Blockert, Stockholm menjadi pilihan pertamanya. Kota ini memiliki karakter yang cukup berbeda dari banyak ibu kota Eropa karena dibangun di atas 14 pulau yang dihubungkan oleh 57 jembatan. Air, bangunan bersejarah, arsitektur, dan ruang hijau menjadi bagian dari lanskap kotanya.

Salah satu kawasan yang menarik untuk dijelajahi adalah Gamla Stan, kota tua Stockholm yang dipenuhi bangunan bersejarah, jalan berbatu, dan gang-gang sempit. Sementara bagi yang ingin melihat sisi alamnya, Stockholm juga menjadi pintu masuk menuju kepulauan di Laut Baltik. Stockholm Archipelago terdiri dari sekitar 30.000 pulau, pulau kecil, dan gugusan batu yang membentang hingga sekitar 80 kilometer ke arah timur dari kota.

Stockholm juga cocok untuk melihat bagaimana kehidupan urban Swedia berjalan beriringan dengan alam. Bahkan jaringan transportasi bawah tanahnya memiliki sisi artistik: sekitar 100 stasiun metro dihiasi mosaik, patung, lukisan, dan instalasi seni.

Kiruna di Swedia utara, destinasi untuk melihat aurora.
Aurora di Kiruna. (Foto: Andrea Pedruzzi)

2. Kiruna dan Swedia Utara

Bagi yang tidak keberatan dengan cuaca dingin, Blockert merekomendasikan perjalanan ke utara, khususnya Kiruna. Kota paling utara di Swedia ini menjadi salah satu basis untuk mengejar Aurora Borealis, sekaligus pintu masuk menuju lanskap Arktik Swedia.

Pengalaman di kawasan ini tidak hanya sebatas untuk melihat aurora. Wisatawan dapat mencoba dog sledding, snowmobiling, hingga menjelajahi lanskap bersalju. Kiruna juga berdekatan dengan Jukkasjärvi, tempat berdirinya Icehotel yang dibangun dari salju dan es. Selain hotel musiman, Icehotel 365 memungkinkan pengunjung menikmati kamar dan karya seni dari es sepanjang tahun.

“Jika Anda tidak takut dingin, saya sarankan pergi ke utara, mungkin sampai ke Kiruna, untuk melihat Aurora Borealis, Ice Hotel, dan mungkin bertemu masyarakat adat yang ada di utara Swedia, yaitu suku Sami.”

Wilayah utara Swedia juga merupakan bagian dari Sápmi, tanah leluhur masyarakat Sámi. Di sekitar Kiruna dan Jukkasjärvi, wisatawan dapat mengikuti pengalaman yang memperkenalkan kehidupan dan tradisi Sámi, termasuk peternakan rusa kutub dan hidangan khas yang disajikan dalam lávvu, tenda tradisional Sámi.

Musim dingin menjadi periode populer untuk mengejar aurora, sementara akhir musim semi hingga musim panas menghadirkan fenomena Midnight Sun. Di Swedia utara, matahari bahkan tidak tenggelam pada periode tertentu antara Mei dan Juli.

Gotland. (Foto: Casper Van Battum)

3. Gotland

Pilihan ketiga Blockert adalah Gotland, pulau di Laut Baltik yang berada di sebelah timur daratan Swedia. Destinasi wisata Swedia ini menawarkan karakter yang berbeda dari Stockholm maupun Swedia utara, terutama melalui sejarah abad pertengahan dan lanskap pesisirnya.

Pusat utama Gotland adalah Visby, kota abad pertengahan yang masuk daftar UNESCO World Heritage sejak 1995. Kota ini pernah berkembang sebagai pusat perdagangan penting di kawasan Baltik pada era Hanseatic League. Jejak masa tersebut masih terlihat melalui lebih dari 200 bangunan bersejarah, reruntuhan gereja, serta tembok kota sepanjang sekitar 3,4 kilometer yang mengelilingi pusat kota tua.

Gotland juga memiliki kaitan erat dengan sejarah Viking. Sejumlah situs pemakaman dari era Viking tersebar di pulau ini, sementara Gotland Museum di Visby menyimpan berbagai artefak dan temuan dari periode tersebut, termasuk koleksi harta perak Viking.

Di luar Visby, Gotland menawarkan lanskap dengan formasi batu kapur khas yang disebut raukar. Pulau ini juga memiliki sekitar 800 kilometer garis pantai dan 92 gereja abad pertengahan yang tersebar di berbagai wilayahnya.

Stockholm. (Foto: Dawid Tkocz/Unsplash)

Kapan Waktu Terbaik Berkunjung?

Tidak ada satu musim yang berlaku untuk seluruh Swedia. Negara ini membentang panjang dari utara ke selatan, sehingga kondisi cuaca dan aktivitas yang bisa dilakukan dapat berbeda cukup jauh antarwilayah.

Blockert menyarankan musim panas—sekitar Mei hingga Agustus, bagi wisatawan Indonesia yang kurang terbiasa dengan cuaca dingin. Periode ini memang lebih ramai, tetapi menawarkan suhu yang lebih bersahabat dan waktu siang yang panjang. Di Stockholm, misalnya, suhu rata-rata musim panas berada di kisaran 14–23°C pada Juli.

Namun, musim favorit Blockert justru musim gugur, terutama September dan Oktober, “pada saat itu, daun-daun mulai berganti warna, warna-warna di alam terlihat sangat indah,” kenangnya. Mengutip dari beberapa sumber, September-Oktober memang tercatat sebagai periode dengan warna musim gugur yang kuat, jumlah wisatawan yang lebih sedikit, serta kondisi yang menarik untuk aktivitas luar ruang. Di wilayah utara, periode ini juga mulai memasuki musim aurora.