Hotel Fotogenik di Gianyar

Desain bangunannya mengadopsi gaya kolonial.

Mengulas tuntas hotel anyar di kawasan Gianyar. Desainnya digarap oleh desainer kawakan Indonesia, Hadiprana. Hasilnya: resor tepi pantai dengan sentuhan lokal yang kental.

Oleh Reza Idris
Foto oleh Putu Sayoga

Rumah Luwih bersemayam di lahan seluas satu hektare di bibir Pantai Lebih (“luwih” artinya“lebih”) yang berpasir hitam. Lokasinya cukup strategis, sekitar 30 menit dari Sanur. Kendati begitu, kawasannya masih relatif hening. Pusat keramaian terdekat adalah Bali Safari & Marine Park, Pasar Seni Sukawati, dan Komune Beach Club.

Mengusung arsitektur rumah kolonial di tepi pantai, sosok Rumah Luwih sejenak mengingatkan kita pada hotel-hotel mewah di kawasan Lagoi dan Nongsa. Halaman hotel menjulur ke arah pantai serta menampilkan taman yang dibelah jalur pejalan kaki dan dipercantik danau artifisial. Dari taman ini pula kita bisa melihat Pulau Nusa Lembongan di seberang lautan.

Kiri-kanan: Kolam dengan latar fotogenik; furnitur yang digunakan merupakan pilihan Hadiprana.

Hotel anggun ini didesain oleh Hadiprana, salah satu firma paling senior di Indonesia, yang pernah terlibat dalam proyek Chedi Club Tanah Gajah dan InterContinental Bali. Memasuki Rumah Luwih, tamu akan disambut oleh lobi lapang berdesain semi-terbuka dengan langit-langit tinggi. Interiornya merayakan pesona glamor masa silam melalui kandil megah, pintu dan jendela berukuran besar, serta lantai teraso. Ornamen klasik seperti vas, lukisan, dan mebel kayu jati, berserakan di pojok-pojok ruangan. Hampir semua benda ini, menurut staf hotel, diseleksi secara personal oleh sang arsitek.

Kiri-kanan: Kamarnya memadukan gaya Jawa dan kolonial; hidangan bebek Betutu yang menjadi salah satu menu andalan di restorannya.

Rumah Luwih memayungi 75 kamar. Prabanggana, kamar tipe terendah, memiliki luas 40 meter persegi, sedangkan kamar di kategori tertinggi, Aruna Suite, menawarkan area lapang 200 meter persegi, lengkap dengan ruang tamu yang menatap kolam renang infinity. The Dining Room, satu-satunya restoran di hotel ini, menyajikan beragam kuliner, termasuk Peranakan dan Eropa klasik. Hotel independen yang diprakarsai pengusaha Veroline Kurniawan ini juga membidik segmen resepsi. Aset andalannya adalah kapel di tepi pantai dan taman yang berkapasitas 500 tamu. Jl. Prof. Ida Bagus Mantra Km. 19,9, Gianyar; 0361/2005-899; rumahluwih.com.



Comments

Related Posts

3047 Views

Book your hotel

Book your flight