Corendon Boeing 747 Mendarat di Corendon Village Hotel

Nantinya, pesawat ini bakal disulap menjadi wahana 5D Experience yang segera dibuka untuk umum.

Biasanya, bangkai pesawat yang tak terpakai lazimnya dijadikan museum, hotel, bahkan restoran. Namun, berbeda dengan pesawat Corendon Boeing 747-400. Armada KLM tertua yang juga disebut “City of Bangkok” ini resmi dipindahkan dari Bandara Internasional Schiphol ke halaman belakang Corendon Village Hotel Amsterdam.

Pesawat yang telah melayani penumpang selama kurang lebih 30 tahun ini bakal disulap menjadi wahana baru, yakni 5D Experience yang akan menceritakan sejarah lengkap Boeing 747 secara interaktif. Nantinya, selama berada di dalam badan pesawat, pengunjung dapat mengakses beberapa area yang yang sebelumnya ditutup untuk umum. Selain itu, mereka dapat melihat tempat kargo, dapur Kelas Bisnis, bagian kokpit, bahkan dapat berjalan di sepanjang sayap pesawat.

Baca juga: Amsterdam Larang Tur Wisata ke Red Light District; Bersepeda Jadi Lebih Nyaman di Amsterdam

Tentu saja, memindahkan sebuah pesawat dengan berat yang fantastis bukanlah hal yang mudah. Para petugas Boeing dibantu oleh perusahaan transportasi alat berat, Mammoet. Agar kokoh dan tetap stabil, rangka pesawat diletakkan di atas lempengan beton yang bersangga baja. Atraksi ini nanti diharapkan bisa menjadi salah satu daya tarik hotel yang terletak di Badhoevedorp ini.

Armada Boeing 747 dinobatkan sebagai pesawat terbesar di dunia sampai 2007, karena dapat mengangkut 2,5 kali lebih banyak penumpang dibandingkan jenis konvensional lainnya. Selain itu, jenis ini juga merupakan armada berbadan lebar pertama yang memiliki dua lorong.

Informasi lebih lanjut, kunjungi Corendon Hotels.

Comments