Checking In: DoubleTree Jakarta

Kamar tipe Deluxe Twin dengan gaya retro dan matras yang terlihat seakan melayang.

Tahun 2014 menjadi tonggak sejarah masuknya merek DoubleTree milik jaringan Hilton Hotels & Resorts ke Indonesia. Jakarta dipilih sebagai lokasinya.

Oleh Yohanes Sandy

Fasad DoubleTree by Hilton Jakarta dari sisi kolam renang.

—Lokasi
Menyandang status sebagai kawasan hunian paling elite di Ibu Kota, Menteng didiami duta besar hingga mantan presiden. DoubleTree by Hilton Jakarta Diponegoro bersemayam di tepi kawasan Menteng diapit dua bangunan sejarah: bioskop Metropole dan Universitas Bung Karno. Hanya berjarak 10 menit dari pusat kota, hotel bisnis ini menjadi tempat ideal bagi para pelancong untuk menginap sekaligus sebagai titik awal eksplorasi kota Jakarta.

Sudut OPEN restaurant.

—Desain
Seperti kebanyakan merek DoubleTree di dunia, DoubleTree by Hilton Jakarta mengusung gaya modern untuk arsitekturnya. Bangunannya menjulang dengan desain sederhana, namun interiornya patut diacungi jempol. Di halaman, tamu bakal disambut dua pohon trembesi raksasa. “Pohon-pohon ini memang sudah ada sejak 60 tahun yang lalu. Jauh sebelum hotel dibangun,” ujar Ratrie Tathia, Marketing Communication Executive hotel tersebut. Seakan menjawab pertanyaan banyak tamu yang mengira bahwa dua pohon tersebut sengaja ditanam di sana agar sesuai dengan nama. Menariknya, ini satu-satunya properti DoubleTree by Hilton di dunia yang memiliki pohon kembar di halamannya.

Beralih ke lobi dan restoran, desainnya terlihat lebih urban dengan penggunaan material kayu. Termasuk meja dan kursi makannya.  Langit-langit jangkung menambah kesan luas hotel yang mulai menerima tamu pada Mei 2014. Namun desain modern dan kontemporer tak lantas membuat hotel ini berkesan kaku. Tak ingin menganaktirikan tamu pelesir, kolam renang berbentuk laguna luas dihadirkan di sisi restoran guna memberikan kesan resor di tengah kota. Taman yang rimbun di sekeliling kolam seolah mengingatkan akan suasana resor di Pulau Dewata.

Kamar tipe Deluxe Twin dengan gaya retro dan matras yang terlihat seakan melayang.
Kamar tidur di kamar tipe Superior Suite. Lengkap dengan hiasan lukisan batik.

—Kamar
Kamarnya terlihat unik dengan desain retro-modern. DoubleTree by Hilton Jakarta cukup royal untuk ukuran kamar. Kamar tipe paling rendah memiliki luas mulai dari 32 meter persegi. Penginapan bintang lima ini memayungi 253 kamar dan suite yang masing-masingnya dilengkapi dengan matras nyaman Sweet Dreams khas DoubleTree by Hilton, televisi LCD 42 inci, koneksi WiFi gratis, mesin peracik kopi, dan amenities keluaran Crabtree & Evelyn. Untuk kamar tipe Executive dan Suite terdapat ruang tamu dan sofa nyaman. Selain itu, wallpaper bermotif batik unik juga bisa ditemukan di kamar tidur kedua tipe ini. >>>

Comments