Candu Gunung Tambora di Sumbawa

  • Kondisi jalan menuju titik awal pendakian setelah Dusun Gunung Sari, Desa Doropeti.

    Kondisi jalan menuju titik awal pendakian setelah Dusun Gunung Sari, Desa Doropeti.

  • Berjalan di atas batang pohon Dua Banga Molucana raksasa.

    Berjalan di atas batang pohon Dua Banga Molucana raksasa.

  • Melintasi pohon Dua Banga Molucana raksasa yang usianya lebih dari 100 tahun.

    Melintasi pohon Dua Banga Molucana raksasa yang usianya lebih dari 100 tahun.

  • Trek menuju kaldera Tambora dengan latar belakang panorama Teluk Saleh.

    Trek menuju kaldera Tambora dengan latar belakang panorama Teluk Saleh.

  • Panorama lembah dari dari bawah puncak via jalur pendakian Doropeti.

    Panorama lembah dari dari bawah puncak via jalur pendakian Doropeti.

  • Pemandangan magis menjelang bibir kaldera Tambora.

    Pemandangan magis menjelang bibir kaldera Tambora.

  • Bibir kaldera dengan pijakan tanah berpasir.

    Bibir kaldera dengan pijakan tanah berpasir.

  • Sebagian dinding dan dasar kaldera Tambora.

    Sebagian dinding dan dasar kaldera Tambora.

  • Melintasi tanah berpasir di tepi kaldera dari jalur pendakian Doropeti. Trek mendaki menuju puncak Gunung Tambora.

    Melintasi tanah berpasir di tepi kaldera dari jalur pendakian Doropeti. Trek mendaki menuju puncak Gunung Tambora.

  • Kaldera di lihat dari puncak Gunung Tambora.

    Kaldera di lihat dari puncak Gunung Tambora.

  • Dalam perjalanan turun dari puncak menuju jalur pendakian Pancasila.

    Dalam perjalanan turun dari puncak menuju jalur pendakian Pancasila.

  • Suasana hutan ketika berkabut di sekitar Pos 4, jalur Pancasila.

    Suasana hutan ketika berkabut di sekitar Pos 4, jalur Pancasila.

Click image to view full size

Menjelang dua abad setelah letusan dahsyatnya, Gunung Tambora akan diubah menjadi taman nasional.

Teks dan foto oleh Harley Sastha

 “Bunyi bahananya sangat berjabuh
Ditempuh air timba habu
Berteriak memanggil anak dan ibu
Disangkanya dunia menjadi kelabu

Waktu subuh fajar pun merekah
Diturunkan Allah bala celaka
Sekalian orang habiskan duka
Bertangis-tangisan segala mereka”

Beberapa bait syair Kerajaan Bima menggambarkan letusan Tambora hampir dua abad lalu. Tepatnya 11 April 1815, gunung di Pulau Sumbawa itu menggegerkan dunia dengan letusan besarnya. Dunia mengenangnya sebagai erupsi terbesar dalam sejarah modern. Letusan berkekuatan 7 VEI (Volcanic Explosivity Index)—tertinggi 8 VEI—tersebut memangkas tubuh Gunung, dari awalnya 4.300 meter menjadi 2.850 meter. Letusan juga meninggalkan lubang besar berupa kaldera berdiameter tujuh kilometer dengan kedalaman lebih dari 1.100 meter yang membuatnya ditahbiskan sebagai kaldera terdalam di dunia. Saking dahsyatnya, setahun setelah erupsi, sebagian kawasan utara bumi dibalut kegelapan, bahkan mengalami hujan salju di pertengahan tahun. Beberapa peneliti percaya, dampak letusan turut memengaruhi iklim dunia dan alur peradaban dunia, termasuk memukul pasukan Napoleon Bonaparte di Waterloo.

Kini, jelang puncak peringatan 200 tahun letusan dahsyatnya, 11 April 2015, mata dunia akan kembali tertuju ke Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Melalui program Tambora Menyapa Dunia 2015, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Pemprov NTB akan menyelenggarakan berbagai acara wisata menarik. Program yang diluncurkan pada 16 Juni 2013 di Jakarta itu diharapkan mampu menarik perhatian dunia ke salah satu gunung legendaris di Nusantara ini. Tambora siap menyapa dunia dengan pesona alamnya yang menakjubkan.

Pada 18 November 2013, Harley Sastha, pencinta alam dan penulis buku Mountain Climbing for Everybody, kembali mendaki Tambora. Sudah kesekian kalinya pria ini menjejakkan kakinya di puncak Tambora. Alam spektakuler dan pemandangan yang menakjubkan adalah ramuan pesona yang membuat Harley kembali lagi ke sini. Kali ini, rute yang diambil oleh Harley dimulai dari Desa Doropeti. Rute yang sangat jarang dilalui oleh pendaki. Umumnya, para pencinta alam lebih memilih mendaki dari Dusun Pancasila. >>



Comments

Related Posts

9167 Views

Book your hotel

Book your flight