DHP09187
Bali

Sazon, A Taste of Mediterranean in Canggu

Di tengah denyut kuliner Canggu yang tak pernah berhenti bergerak, Sazón Tapas Bar & Grill hadir bukan sekadar sebagai restoran baru, melainkan sebagai ruang perayaan kebersamaan.

Begitu melangkah masuk ke Sazón di kawasan Batu Bolong, saya langsung merasakan atmosfer yang hidup, hangat, enerjik, dan sangat sosial, persis seperti semangat tapas ala Mediterranean yang ingin mereka hadirkan. Malam itu, seseorang tengah bergembira dan mengundang teman-temannya untuk merayakan pesta ulang tahunnya bersama-sama. Riuh, ramai, namun seru dan menyenangkan.

Kolaborasi Chef Andrew Walsh dengan arsitek Nick Derickx terasa kuat lewat penggunaan material lokal seperti batu vulkanik, keramik artisan, dan kayu. Saat malam tiba, fasad kayu berubah menjadi penanda cahaya di Jalan Batu Bolong, ramai, namun tetap elegan.

Andrew Walsh

Sebagai bagian independen dari Regent Bali Canggu, Sazón terasa matang dan percaya diri. Interiornya memadukan desain kontemporer dengan sentuhan alami: kayu hangat, cahaya temaram, taman al fresco yang hijau, dan bar yang selalu ramai.

Open kitchen di tengah ruang membuat pengalaman bersantap terasa lebih dekat dan personal. saya bisa melihat langsung bagaimana setiap hidangan diracik.

Di balik dapur, dua sosok dengan latar belakang berbeda namun visi yang sejalan menghadirkan dialog rasa yang unik: Chef Andrew Walsh dan Chef I Putu Gede Gunarta, atau yang akrab disapa Chef Tude. Chef Tude membawa pengalaman panjang dari dapur-dapur berbintang MICHELIN di berbagai belahan dunia, mulai dari Peru hingga Italia namun tetap berakar pada hidangan Bali. Bersama Walsh, ia meramu kuliner yang kosmopolitan sekaligus personal, Mediterania dengan sentuhan jiwa Bali.

Bahkan para chef dengan ramah, menyapa tiap pengunjung yang datang dan memastikan semua hidangan yang disajikan, benar-benar disukai pengunjung. Di balik konsepnya, ada nama besar Chef Andrew Walsh, sosok visioner yang dikenal lewat restoran Cure di Singapura peraih Michelin Star. Filosofinya tentang makanan terasa nyata di sini: berbagi, bercakap, dan menikmati momen bersama.

Salah satu spot favorit tentu saja Chef’s Table, di mana pengalaman makan terasa lebih imersif, seolah duduk di barisan depan sebuah pertunjukan kuliner. Ini jadi tempat pilihan saya bersantap malam itu.  Sazón berangkat dari budaya makan bersama khas Mediterranean yang fresh, vibrant, dan savory dalam tapas, paella, dan hidangan panggang yang memang diciptakan untuk dinikmati ramai-ramai.

Sazon Bar
Sazon Dining Room
Porsi Besar Paella

Menu à la carte Mediterania terbaru Sazón menghadirkan 18 hidangan baru, mencakup snack, small plates, main untuk berbagi, hingga dessert. Setiap sajian dirancang sebagai perjalanan sensorik menyusuri pesisir Mediterania.

Mulai dari roti hangat dengan olesan anchovy butter dan stracciatella yang lembut, hingga pork belly bao dengan hoisin aioli dan shiso yang playful. Hidangan lamb shoulder yang dimasak perlahan dengan nduja dan potato foam menghadirkan kehangatan khas meja makan komunal.

Hidangannya hadir dalam porsi yang sangat besar. Sebagai camilan awal  Jamon Croquettes yang jadi snack andalan. Disajikan dengan campuran aioli dan sliced jamon yang gurih menjadi pembuka yang menggugah selera.  Sebagai starter, fried calamari akan membuka makan malam sebelum masuk ke hidangan utama yaitu mixed seafood paella.

Seporsi paella ini berukuran cukup besar dan penuh dengan seafood seperti moon scallops, jumbo prawns, calamari squid ink sofrito yang membuatnya berwarna hitam. Bagian paling favorit saya adalah nasinya yang sedikit mengering sehingga teksturnya lebih renyah dan menarik.

Jika ingin varian Paella yang lain, Paella dengan Iberico pork dan mushroom sofrito yang aromatik dan gurih bisa jadi pilihan.

To finish sajian makan malam ini, saya mengakhirinya dengan sticky tofee cake dan burnt creme catalan custard yang khas dan manis.

Bar Sazón menjadi pusat energi restoran, tempat aliran cerita dan percakapan bertemu. Sembilan signature cocktail terbaru menginterpretasikan klasik dunia dengan sentuhan Mediterania. Manchego-tini hadir dengan sherry dan olive brine yang gurih, Palma Rosa memadukan tequila, jeruk nipis, vanilla asap, dan grapefruit soda, sementara Negroni al Caffè menawarkan kedalaman rasa kopi dan kakao.

Sebagai menemani hidangan, signature cocktail island mule yang terbuat dari vodka, sage, spiced honey, lime, ginger beer membuatnya jadi lebih segar.

Palma Rosa, Manchego-tini, Island Mule

 Senin–Kamis (18.00–24.00 WITA), Jumat–Minggu (12.00–24.00 WITA).

Paella dengan Iberico pork dan mushroom sofrito, Fried Calamari, Jamon Croquettes, Mixed Seafood Paella-

$$-$$$

 

Sazón Tapas Bar & Grill

Jl. Pantai Batu Bolong No.93xx, Canggu, Bali
Telp: (0361) 2019999