Singapura kembali memperketat aturan masuk para pelancong. Kebijakan itu diambil untuk mencegah penularan varian Omicron. Mereka juga telah membekukan sementara penjualan tiket untuk program jalur perjalanannya hingga 20 Januari 2022. Program Jalur Perjalanan yang Divaksinasi (VTL) selama ini memungkinkan pelancong yang divaksinasi dari negara-negara tertentu untuk berkunjung tanpa karantina dua minggu.

Baca juga: Singapura Luncurkan VTL, Turis Indonesia Tidak Perlu Karantina

Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengatakan bahwa pelancong yang datang melalui pesawat terbang melalui skema VTL kini tetap harus menjalani tes antigen pada hari ketiga dan ketujuh kedatangan mereka. Namun, wisatawan yang sudah memiliki tiket dan memenuhi semua persyaratan jalur perjalanan lainnya masih akan diizinkan mengunjungi Singapura di bawah skema perjalanan bebas karantina. Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) juga menjelaskan bahwa total penjualan tiket pada penerbangan VTL ke Singapura setelah 21 Januari masih tetap akan dibatasi hingga 50 persen dari kuota yang dialokasikan.

Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memberi waktu bagi Singapura dalam mempelajari dan memahami varian omicron, termasuk meningkatkan kapasitas perawatan kesehatan, dan meningkatkan jumlah orang yang divaksinasi. Singapura memang menjadi salah satu negara yang 96 persen warganya sudah divaksinasi.

Informasi selengkapnya, kunjungi caas.gov.sg.