Semester pertama 2022, Bali membukukan 371.504 kunjungan turis asing, naik lebih dari 8.000 kali lipat dari periode yang sama tahun sebelumnya. (Foto: Artem Beliaikin)

Turis asing mulai kembali ke Bali. Semester pertama 2022, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata tumbuh lebih dari 8.000 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Merujuk laporan Badan Pusat Statistik (BPS), dari Januari-Juni 2021, Bali membukukan hanya 43 kunjungan turis asing. Tahun ini, jumlahnya mencapai 371.504 kunjungan. Masih jauh di bawah angka sebelum pandemi, tapi progresnya cukup menjanjikan.

Catatan penting lainnya, kenaikan turis asing ke Bali berada di atas rata-rata nasional. Semester pertama 2022, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia naik “hanya” 19%.

Berdasarkan kebangsaannya, turis asing terbanyak ke Bali bersumber dari Australia. Dari Januari-Juni 2022, Negeri Kanguru memasok 107.946 kunjungan, mewakili hampir 30% total turis asing ke Bali.

Dari 371.504 kunjungan turis asing ke Bali pada semester pertama 2022, hampir semuanya mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hanya 181 turis masuk lewat pelabuhan. (Foto: Cristian)

Peringkat kedua diduduki oleh India. Semester pertama 2022, petugas imigrasi Bali menstempel hampir 32.000 paspor warga India. Peringkat berikutnya dihuni oleh Inggris, lalu Singapura.

Tumbuhnya arus turis ini turut dinikmati pelaku hotel. Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang tumbuh ajek. Januari 2022, TPK hanya 20,71%. Lima bulan berselang, angkanya naik menjadi 38,77%. Durasi menginap juga meningkat. Di awal tahun, tamu menginap rata-rata 1,91 hari. Di Juni, durasinya naik menjadi 2,15 hari.