Dalam beberapa tahun terakhir, pemegang paspor Indonesia kian dimudahkan dalam mengurus visa. Selain dengan mempercepat sistem permohonan visa dan meminimalisir persyaratan dokumen, beberapa negara juga telah menerapkan pengurusan e-Visa untuk turis Indonesia.

Kabar baik bagi Anda yang memiliki rencana berwisata ke Rusia. Mulai 4 Februari 2021 mendatang, pemerintah Rusia memutuskan bahwa turis dari 52 negara—termasuk Indonesia dapat mengajukan e-visa untuk visa kunjungan wisata.

Baca juga: Regulasi Baru Visa Amerika untuk Turis WNI

E-visa dengan masa tinggal hingga 16 hari ini akan dikeluarkan secara daring untuk perjalanan wisata, bisnis, kemanusiaan, dan tamu. Pengajuan visa tidak memerlukan undangan, reservasi hotel atau dokumen lain yang mengonfirmasi tujuan perjalanan. Biaya pembuatan visa dipatok $40 per orang, dan gratis untuk anak-anak berusia di bawah enam tahun.

Pengenalan e-visa ini diharapkan dapat kembali memulihkan pariwisata, meningkatkan daya tarik investasi daerah, dan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Daftar 52 negara yang bisa mengajukan e-Visa Rusia:

  1. Austria
  2. Andorra
  3. Bahrain
  4. Belgia
  5. Bulgaria
  6. Vatikan
  7. Hongaria
  8. Jerman
  9. Yunani
  10. Denmark
  11. India
  12. Indonesia
  13. Iran
  14. Irlandia
  15. Islandia
  16. Spanyol
  17. Italia
  18. Siprus
  19. Tiongkok (termasuk Taiwan)
  20. Republik Demokratik Rakyat Korea
  21. Kuwait
  22. Latvia
  23. Lituania
  24. Liechtenstein
  25. Luksemburg
  26. Malaysia
  27. Malta
  28. Meksiko
  29. Monaco
  30. Belanda
  31. Norwegia
  32. Oman
  33. Polandia
  34. Portugal
  35. Rumania
  36. San Marino
  37. Arab Saudi
  38. Makedonia Utara
  39. Serbia
  40. Singapura
  41. Slowakia
  42. Slovenia
  43. Turki
  44. Filipina
  45. Finlandia
  46. ​​Prancis
  47. Kroasia
  48. Republik Ceko
  49. Swiss
  50. Swedia
  51. Estonia
  52. Jepang

informasi selengkapnya, kunjungi government.ru.